Surabaya, metrotvjatim.com : Sebanyak 16 ribu personel gabungan disiagakan untuk mengamankan arus mudik dan balik Lebaran di wilayah Jawa Timur. Kesiapan tersebut ditandai dengan apel gelar pasukan pengamanan Operasi Ketupat Semeru 2026 yang digelar oleh Kepolisian Daerah Jawa Timur di halaman Mapolda Jawa Timur.
Apel pasukan ini menjadi bagian dari persiapan pengamanan Operasi Ketupat Semeru yang akan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 Maret hingga 26 Maret 2026.
Sebanyak 16.326 personel gabungan dari Tentara Nasional Indonesia, Kepolisian Negara Republik Indonesia, Dinas Perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja, serta Dinas Kesehatan dikerahkan untuk mengamankan jalur mudik hingga kawasan permukiman di seluruh wilayah Jawa Timur.
Sejumlah potensi kerawanan juga telah dipetakan selama pelaksanaan operasi ini, mulai dari potensi kriminalitas, kemacetan lalu lintas, titik rawan kecelakaan, hingga jalur rawan bencana hidrometeorologi. Penanganan potensi bencana tersebut akan dikoordinasikan bersama pemerintah daerah serta Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika.
Untuk mendukung pengamanan, aparat juga menyiapkan 238 pos pengamanan yang terdiri dari 172 pos pengamanan, 45 pos pelayanan, serta 21 pos terpadu.
Seluruh personel akan disebar untuk mengamankan lebih dari 20 ribu titik yang menjadi fokus pengamanan selama masa arus mudik dan libur Lebaran.

