metrotvjatim.commetrotvjatim.com
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Inovasi
  • Live metro tvLive metro tvLive metro tv
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
metrotvjatim.commetrotvjatim.com
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Inovasi
  • Live metro tv
Search
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Hankam
  • Inovasi
  • Video
  • Indeks
  • Link Terkait
    • Live metro tv
    • About
    • Contact Us
    • Privacy Policy
    • Terms And Condition
    • Cyber Media Guidelines
Follow US
© Copyright 2024. All Rights Reserved
LIVE TV
EKONOMI

BI Targetkan QRIS Hadir di 8 Negara dengan Nilai Transaksi Rp 17 M

Redaksi 18 Februari 2026
Share
4 Min Read

Surabaya, metrotvjatim.com : Bank Indonesia (BI) terus berupaya agar penggunaan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) sebagai alat pembayaran non tunai semakin massif di Indonesia. Tidak hanya itu, BI juga menargetkan QRIS bisa digunakan di luar negeri. ‎

Ekonom Senior Bank Indonesia, Willy Togi, menyampaikan bahwa BI menargetkan QRIS tahun ini sesuai dengan kemerdekaan RI 17-8-45 yaitu transaksi senilai 17 Milliar, hadir di 8 negara dengan 45 merchant dan 60 juta pengguna. ‎

“Dari delapan negara yang ditargetkan, sebagian sudah terjalin kerja sama cross-border QR payment linkage. Saat ini, ada empat negara yang sudah bekerjasama yakni Thailand, Jepang, Malaysia dan Singapura. Sementara empat negara lain masih dalam penjajakan, yaitu Korea Selatan, China, India dan Uni Emirat Arab,” jelasnya dalam kegiatan Capacity Building Media Jawa Timur digelar di Kota Bandung, Sabtu (14/2/2026). ‎

Willy menjelaskan bahwa perluasan negara mitra akan membuka potensi transaksi wisata dan perdagangan. Ia menyebut penerimaan QRIS antarnegara juga tumbuh positif.

“Kepercayaan ini menjadi modal utama untuk menambah negara mitra pada 2026,” tambahnya. ‎

Baca Juga:  Jokowi Dianggap Gagal Kendalikan Harga Kebutuhan Pokok

Dalam konteks internasional, lanjutnya, BI tidak hanya mengejar jumlah negara, tetapi juga memastikan kesiapan infrastruktur. ‎

‎”Skema yang digunakan adalah penghubungan switching antarnegara dengan settlement berbasis Local Currency Transaction (LCT),” terangnya.

Pendekatan ini, lanjut Willy, membuat transaksi lebih efisien dan kompetitif dibanding sistem pembayaran yang telah ada, yang harus melalui pihak ketiga.‎

“Bukan saingan, tapi menyediakan alternatif lain,” terangnya.

Dengan konversi langsung antar mata uang lokal, biaya transaksi bisa ditekan sehingga lebih menarik bagi pengguna dan merchant.‎

Willy lebih lanjut mengatakan arah pengembangan QRIS ke depan sepenuhnya mengacu pada Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia 2030. Fokus di 2026 berada pada penguatan inovasi dan internasionalisasi.‎

Dan target Rp 17 miliar transaksi menunjukkan dorongan agar QRIS semakin menjadi pilihan utama masyarakat dalam bertransaksi. Willy mengingatkan bahwa pertumbuhan sebelumnya sudah eksponensial, sehingga tantangan 2026 adalah menjaga momentum sekaligus meningkatkan kualitas transaksi.‎

Dari sisi akseptasi, Bank Indonesia menargetkan 45 juta merchant. Ia menekankan bahwa mayoritas merchant QRIS adalah pelaku usaha mikro. ‎

Baca Juga:  Penerimaan Pajak DJP Jawa Timur II Tumbuh 25,04 Persen per Juli 2026

“95 persennya adalah usaha mikro. Artinya, perluasan merchant bukan hanya soal kuantitas, tetapi juga memperkuat inklusi keuangan di level akar rumput,” paparnya. ‎

Untuk mencapai 45 juta pengguna, strategi yang ditempuh adalah memperluas literasi dan edukasi. Sosialisasi dan edukasi dinilai berkontribusi langsung terhadap kenaikan transaksi.‎

Karena itu, BI menggandeng media sebagai mitra strategis dalam kampanye tersebut. Menurutnya, pemberitaan yang konstruktif mampu membangun kepercayaan publik.

‎“Ini tugas besar dari peran media, bagaimana kita membangun tone positif tersebut,” ujarnya.‎

Selain edukasi, kampanye tematik juga menjadi andalan. Setelah sukses dengan berbagai kegiatan sebelumnya, pada 2026 BI menyiapkan program “QRIS Jelajah Kuliner Indonesia.” Program ini akan mengangkat merchant-merchant unggulan dalam konsep “QRIS Star.”

“Nanti akan disebut dengan QRIS Star,” ungkap Willy. ‎

Melalui pendekatan ini, BI ingin mendorong merchant tidak hanya menerima pembayaran digital, tetapi juga meningkatkan daya saing dan kualitas layanan.

Baca Juga:  Cegah Penimbunan, Satgas Pangan Cek Ketersediaan Bahan Pokok di Pasar Tradisional Ngawi

Dari sisi domestik, keberhasilan 43 juta merchant yang telah terstandarisasi menjadi fondasi kuat menuju target 45 juta. Willy optimis karena seluruh merchant QRIS sudah menggunakan standar nasional yang seragam.

“Standarisasi inilah yang memudahkan perluasan, baik di dalam maupun luar negeri.‎ QRIS ini dirancang agar murah dan sederhana. ‎Bagaimana kita bisa memfasilitasi pembayaran digital dengan selembar kertas seperti ini. Kemudahan inilah yang membuat penetrasi ke usaha mikro berjalan cepat,” tuturnya.

Untuk menjaga pertumbuhan transaksi hingga Rp 17 miliar, BI terus mendorong inovasi berbasis kebutuhan masyarakat. QRIS tidak lagi diposisikan sekadar alat bayar, tetapi sebagai ekosistem ekonomi digital yang lebih luas.‎

Willy mengajak semua pihak menjaga optimisme. Ia menyinggung bahwa inovasi pembayaran global sudah berkembang sejak 1960-an, sementara QRIS relatif baru. Namun, ia yakin dengan dukungan bersama, target 2026 realistis tercapai.‎

“Ayo bareng-bareng bangun tone positif supaya masyarakat kita percaya,” pungkasnya. ‎

Kepercayaan publik menjadi faktor penting dalam memperluas penggunaan QRIS secara masif.

SHARE NOW
TAGGED: bank indonesia, bank indonesia jatim, pertumbuhan ekonomi
Ad imageAd image

LATEST ARTICLE

Resahkan Warga Sidorejo, Polres Malang Bakar Arena Judi Sabung Ayam
1 September 2026
Gas Elpiji 3 Kg Langka di Banyuwangi
1 September 2026
Polda Jatim Ringkus Residivis Curanmor, Gasak Truk Pabrik Gula Jatiroto
1 September 2026
Polresta Banyuwangi Amankan Pasutri Bandar Sabu, Barang Bukti 1 Kilogram Disita
1 September 2026
Menuju 100 Tahun, Persebaya Perkuat Sinergi Dengan Bonek, Partner, Serta Pemkot Surabaya.
1 September 2026

MOST POPULAR

HEADLINE

Polisi Ancam Jurnalis, FJTB: Saatnya Wartawan Bersatu, Hentikan Arogansi Polisi!

HEADLINE

Menteri Agama Diisukan Mengundurkan Diri di Tengah Pembukaan Muktamar

HEADLINE

Suku Dayak Gunakan Api untuk Pengelolaan Lahan, Pakar: Pembakaran Relatif Kecil

HEADLINE

Update Gempa NTT: Korban Meninggal Bertambah Jadi 105 Jiwa

LAINNYA

Awal September, Harga Cabai Rawit Rp77 Ribu/Kg, Telur Ayam Rp28.600/Kg

1 September 2026

BRI Tumbuh Bersama UMKM, Kredit Rp1.235 Triliun Mengalir untuk Menggerakkan Ekonomi Kerakyatan

1 September 2026

IHSG Dibuka Menguat ke Level 6.538

1 September 2026

Emas Masih Tertekan, Level USD4.360 Jadi Penentu Arah Berikutnya

31 Agustus 2026
metrotvjatim.commetrotvjatim.com
Follow US
© Copyright 2024. All Rights Reserved
  • About
  • Contact Us
  • Terms And Condition
  • Privacy Policy
  • Cyber Media Guidelines
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?