metrotvjatim.commetrotvjatim.com
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Inovasi
  • Live metro tvLive metro tvLive metro tv
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
metrotvjatim.commetrotvjatim.com
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Inovasi
  • Live metro tv
Search
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Hankam
  • Inovasi
  • Video
  • Indeks
  • Link Terkait
    • Live metro tv
    • About
    • Contact Us
    • Privacy Policy
    • Terms And Condition
    • Cyber Media Guidelines
Follow US
© Copyright 2024. All Rights Reserved
LIVE TV
NASIONAL

Hadapi Kondisi Darurat, Relawan Siaga Kota Surabaya Dibekali Pelatihan PPGD

Redaksi 13 Agustus 2026
Share
5 Min Read

Surabaya, metrotvjatim.com — Siaga Kota Surabaya bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya terus memperkuat kesiapan relawan dalam menghadapi berbagai situasi kegawatdaruratan. Penguatan kapasitas dilakukan melalui Pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) Sesi 1 yang digelar di Mako BPBD Kota Surabaya, Jemursari, Minggu (9/8/2026).

Pelatihan ini menjadi bagian dari rangkaian pembinaan dan peningkatan kompetensi relawan Siaga Kota Surabaya. Kegiatan tidak hanya membekali peserta dengan pengetahuan dasar pertolongan pertama, tetapi juga melatih kemampuan relawan dalam membaca situasi, menentukan prioritas, bekerja dalam tim, serta memberikan respons awal secara aman sesuai batas kompetensi.

Pada sesi pertama, peserta mendapatkan materi mengenai peran relawan, etika dan keselamatan penolong, penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), assessment awal melalui Primary Survey, hingga triage pasien.

Materi disampaikan secara interaktif melalui pemaparan, diskusi, praktik, dan studi kasus. Peserta diajak memahami berbagai kondisi yang berpotensi terjadi di lapangan, baik saat menangani satu korban maupun ketika menghadapi situasi dengan jumlah korban yang lebih banyak.

Salah satu materi penting yang mendapat perhatian adalah triage. Dalam kondisi korban dalam jumlah banyak, relawan dituntut mampu menentukan prioritas penanganan berdasarkan tingkat kegawatan. Peserta diperkenalkan pada kategori hijau, kuning, merah, hingga hitam.

Baca Juga:  Karapan Sapi Brujul Dandim Cup 2024 Awali Musim Tanam di Probolinggo

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik serta Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Kota Surabaya, Linda Novanti, turut memberikan penguatan kepada peserta. Peningkatan kapasitas relawan dinilai menjadi bagian penting dalam membangun kesiapsiagaan masyarakat menghadapi berbagai potensi kejadian darurat.

Koordinator Siaga Kota Surabaya, Roni Noor Adam, mengatakan pelatihan PPGD diperlukan agar relawan tidak hanya memiliki kepedulian dan kemauan membantu, tetapi juga mempunyai kemampuan dasar yang benar ketika berada di lokasi kejadian.

“Kami ingin relawan Siaga Kota Surabaya tidak hanya memiliki semangat untuk membantu, tetapi juga memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai. Yang tidak kalah penting, relawan harus memahami batasan tindakan yang dapat dilakukan dan mampu berkoordinasi dengan unsur terkait ketika membutuhkan penanganan lebih lanjut,” ujar Roni.

Menurut Roni, kondisi di lapangan sering kali tidak bisa diprediksi. Karena itu, relawan perlu memiliki kemampuan untuk melakukan penilaian awal sebelum memberikan pertolongan.

“Ketika tiba di lokasi, relawan harus bisa melihat situasi terlebih dahulu. Jangan sampai niat membantu justru menimbulkan risiko baru, baik bagi korban maupun bagi penolong. Keselamatan penolong juga menjadi bagian penting dalam setiap tindakan,” katanya.

Baca Juga:  KPK Tegaskan Punya Bukti Korupsi Kelengkapan Rumah Jabatan

Ia menambahkan, pemahaman mengenai triage juga sangat penting, terutama ketika relawan menghadapi kejadian dengan banyak korban.

“Dalam kondisi korban lebih dari satu, tentu tidak semuanya bisa ditangani secara bersamaan. Relawan harus memahami mana yang menjadi prioritas dan bagaimana mengomunikasikan kondisi tersebut kepada tim atau unsur medis yang datang,” jelas Roni.

Roni menegaskan, relawan juga tidak dituntut menggantikan peran tenaga medis. Sebaliknya, relawan berfungsi memberikan respons awal dan memastikan korban mendapatkan pertolongan yang tepat hingga penanganan dapat dilanjutkan oleh pihak yang memiliki kewenangan dan kompetensi.

“Relawan bukan tenaga medis. Karena itu, kami justru ingin setiap relawan memahami batas kompetensinya. Apa yang bisa dilakukan harus dilakukan dengan benar, sementara tindakan yang berada di luar kewenangan harus segera dikoordinasikan dengan tenaga medis atau unsur terkait,” tegasnya.

Menurutnya, kemampuan tersebut tidak cukup hanya diperoleh melalui teori, tetapi harus terus dilatih melalui praktik dan simulasi.

Baca Juga:  Banjir Luapan Sungai Bengawan Jero Lamongan Meluas, 11 Lembaga Sekolah dan Ribuan Rumah Terendam

“Keterampilan itu harus dilatih berulang-ulang. Semakin sering berlatih, semakin terbiasa relawan menghadapi situasi darurat, sehingga ketika benar-benar terjadi kejadian di lapangan, mereka tidak panik dan bisa mengambil langkah yang tepat,” ungkap Roni.

Roni mengatakan PPGD Sesi 1 bukan merupakan akhir dari proses pembinaan relawan, melainkan tahap awal dari rangkaian pelatihan yang akan dikembangkan secara berkelanjutan.

Pada sesi berikutnya, peserta akan mendapatkan materi yang lebih spesifik dan relevan dengan kebutuhan relawan Siaga Kota Surabaya di lapangan. Materi diarahkan untuk memperkuat keterampilan praktis sekaligus meningkatkan pemahaman mengenai batas kewenangan dan kompetensi relawan.

Kolaborasi Siaga Kota Surabaya dan BPBD Kota Surabaya melalui rangkaian pelatihan ini diharapkan mampu membentuk relawan yang semakin sigap, terampil, disiplin, dan mampu bekerja secara terkoordinasi dalam mendukung penanganan kejadian darurat.

Bagi Siaga Kota Surabaya, kesiapsiagaan bukan sekadar hadir ketika masyarakat membutuhkan bantuan. Lebih dari itu, setiap relawan harus memiliki bekal pengetahuan dan keterampilan yang cukup agar pertolongan yang diberikan dapat berlangsung secara aman, tepat, dan bertanggung jawab. (K3)

SHARE NOW
Ad imageAd image

LATEST ARTICLE

Aktivis Desak Izin PT JPN Ditinjau Pasca Ganggu Belajar Siswa SMPN 4 Jombang
30 September 2026
Polda Jatim Ungkap 1.869 Kasus Narkoba, 2.381 Tersangka Ditangkap
30 September 2026
Kebakaran Rinjani, Jalur Pendakian Senaru-Torean Ditutup Sementara
30 September 2026
Jalan Tol Gending-Paiton Beroperasi Hari ini, Gratis Selama 14 Hari
30 September 2026
Penyelam TNI AL dan SAR Gabungan Kembali Temukan Tiga Jenazah KM Virgo Transport 8
30 September 2026

MOST POPULAR

HEADLINE

Warga Kalipare Kesulitan Air Bersih, 5.000 Liter Air Bersih Disalurkan

NASIONAL

Alumni Tebuireng Siap Distribusi Kader untuk Kepengurusan PBNU

HEADLINE

Penyelam TNI AL Berhasil Temukan 14 Jenazah Korban KM Virgo Transport 8

HEADLINE

PFI Malang Angkat Cerita Tanah Pangan dan Harapan Lewat Pameran Foto

LAINNYA

Polda Jatim Ungkap 1.869 Kasus Narkoba, 2.381 Tersangka Ditangkap

30 September 2026

Kebakaran Rinjani, Jalur Pendakian Senaru-Torean Ditutup Sementara

30 September 2026

Tato Belati Jadi Tanda Korban KM Virgo Asal Jombang

30 September 2026

Ditemukan Terjebak di KMP Virgo 8, Jenazah Susanto Dimakamkan di Blitar

29 September 2026
metrotvjatim.commetrotvjatim.com
Follow US
© Copyright 2024. All Rights Reserved
  • About
  • Contact Us
  • Terms And Condition
  • Privacy Policy
  • Cyber Media Guidelines
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?