metrotvjatim.commetrotvjatim.com
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Inovasi
  • Live metro tvLive metro tvLive metro tv
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
metrotvjatim.commetrotvjatim.com
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Inovasi
  • Live metro tv
Search
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Hankam
  • Inovasi
  • Video
  • Indeks
  • Link Terkait
    • Live metro tv
    • About
    • Contact Us
    • Privacy Policy
    • Terms And Condition
    • Cyber Media Guidelines
Follow US
© Copyright 2024. All Rights Reserved
LIVE TV
HEADLINE

Menteri Agama Diisukan Mengundurkan Diri di Tengah Pembukaan Muktamar

metrotv 27 Agustus 2026
Share
3 Min Read

Jombang, Metrotvjatim.com- Pembukaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, diwarnai isu pengunduran diri Menteri Agama Nasaruddin Umar. Nama Nasaruddin Umar belakangan disebut-sebut masuk bursa calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), yang pemilihannya dijadwalkan berlangsung Sabtu (29/8).

Isu tersebut beredar luas di media sosial dan grup perpesanan dalam beberapa hari terakhir. Kementerian Agama langsung merespons dengan bantahan tegas. Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag Thobib Al Asyhar menegaskan kabar tersebut hoaks dan memastikan Nasaruddin Umar masih menjalankan tugas sebagai Menteri Agama.

“Itu hoaks. Tidak benar Prof Nasaruddin Umar mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Menteri Agama,” tegas Thobib dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu (26/8). Ia juga memastikan tidak ada pembicaraan terkait hal tersebut dengan pihak Istana.

Baca Juga:  Bareskrim Geledah Tiga Perusahaan Pemurnian Emas, Sita 60 Kilogram Emas Diduga Dari Tambang Ilegal.

Isu ini mencuat di tengah dinamika bursa calon Ketua Umum PBNU yang memanas. Nama Nasaruddin Umar sempat disebut Sekretaris Jenderal PBNU Saifullah Yusuf (Gus Ipul) sebagai salah satu tokoh yang berpeluang maju. “Di antaranya ada Kiai Zulfa Mustofa, ada Gus Yusuf Chudlori, ada Gus Salam Shohib, ada juga Gus Kikin, Ketua PWNU Jawa Timur, dan ada juga Prof Nasaruddin Umar,” kata Gus Ipul di Jakarta, Juli lalu.

Dari deretan nama tersebut, baru sebagian yang telah menerima mandat resmi pengurus wilayah. Gus Kikin, misalnya, telah resmi ditugaskan PWNU Jawa Timur beserta PCNU se-Jawa Timur. Adapun nama Prof Nasaruddin Umar sejauh ini belum terlihat memperoleh penugasan resmi dari wilayah mana pun.

Baca Juga:  Waspada! Jelang Lebaran, Jalur Alternatif Mudik di Lamongan Terendam Banjir

Namun, status Nasaruddin Umar sebagai anggota kabinet dinilai terbentur aturan organisasi. Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf sebelumnya menegaskan ketua umum PBNU tidak boleh merangkap jabatan. Aturan itu merupakan hasil kesepakatan Muktamar Lampung dan mengikat seluruh kepengurusan; keberlakuannya pada Muktamar ke-35 hanya dapat diubah oleh muktamirin. Sejumlah pengamat menilai, kultur NU selama ini tidak lazim mengubah aturan organisasi demi kepentingan figur tertentu — sehingga ruang bagi Nasaruddin Umar untuk memimpin PBNU sambil tetap menjabat sebagai menteri dinilai sempit.

Persoalan rangkap jabatan ini pun menjadi pertanyaan publik yang mengiringi pembukaan Muktamar: sejauh mana seorang pejabat negara dapat mengemban dua amanah besar sekaligus, dan bagaimana menjaga netralitas pelayanan keagamaan negara ketika menterinya tengah berkampanye memimpin ormas terbesar. Sejumlah kalangan menilai, terlepas dari benar atau tidaknya isu yang beredar, fokus utama seorang Menteri Agama seharusnya tetap pada tugas negara — sementara NU sebagai jam’iyah terbesar tidak kekurangan kader berkualitas yang siap memimpin.

Baca Juga:  Bareskrim Polri Datang ke Aceh Tamiang Usut Gelondongan Kayu

Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan membuka Muktamar ke-35 NU di Lapangan Untung Suropati, Tambakberas. Menurut Gus Ipul, Presiden memberikan kepercayaan penuh kepada muktamirin untuk menjalankan musyawarah sesuai tradisi NU, tanpa campur tangan pihak luar. Keputusan atas seluruh dinamika termasuk soal aturan rangkap jabatan, sepenuhnya berada di tangan muktamirin.

SHARE NOW
Ad imageAd image

LATEST ARTICLE

SD Antawirya Sidoarjo Pecahkan Rekor MURI Penulisan Aksara Jawa di Kain 600 Meter
11 Oktober 2026
Fraksi NasDem-PSI Minta Ranperda RTH Kota Malang Lindungi Lahan Eksisting dan Pohon ‘Heritage’
11 Oktober 2026
Kemenkes: Keterbatasan Tenaga Kesehatan Spesialis Mental Masih jadi Tantangan
11 Oktober 2026
Harga Emas Antam Hari Ini Stagnan Rp2,592 Juta/Gram, Buyback Rp2,401 Juta
11 Oktober 2026
Presiden Prabowo Sambut Kedatangan Presiden Mesir El-Sisi di Istana Negara
11 Oktober 2026

MOST POPULAR

HEADLINE

WN Jepang Overstay Dideportasi, Terungkap saat Perpanjang Izin

HEADLINE

Polres Malang Salurkan 35 Ribu Liter Air Bersih Disejumlah Titik Wilayah Kekeringan

HEADLINE

Hari Kesehatan Dunia, IJTI Malang Raya Gandeng Pemkot Malang gelar Pound With View Vol.2

HEADLINE

Santri Korban Kekerasan Seksual di Ponpes Pasuruan Jalani Pemeriksaan di Polda Jatim

LAINNYA

Kemenkes: Keterbatasan Tenaga Kesehatan Spesialis Mental Masih jadi Tantangan

11 Oktober 2026

Presiden Prabowo Sambut Kedatangan Presiden Mesir El-Sisi di Istana Negara

11 Oktober 2026

Disambut Pedang Pora, Kapolda Jatim: Fokus Pemberantasan Narkoba dan Obat Keras Daftar G

11 Oktober 2026

Seorang Ibu Lompat dari Lantai 3 Demi Selamatkan Anak dari Kebakaran

10 Oktober 2026
metrotvjatim.commetrotvjatim.com
Follow US
© Copyright 2024. All Rights Reserved
  • About
  • Contact Us
  • Terms And Condition
  • Privacy Policy
  • Cyber Media Guidelines
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?