metrotvjatim.commetrotvjatim.com
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Inovasi
  • Live metro tvLive metro tvLive metro tv
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
metrotvjatim.commetrotvjatim.com
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Inovasi
  • Live metro tv
Search
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Hankam
  • Inovasi
  • Video
  • Indeks
  • Link Terkait
    • Live metro tv
    • About
    • Contact Us
    • Privacy Policy
    • Terms And Condition
    • Cyber Media Guidelines
Follow US
© Copyright 2024. All Rights Reserved
LIVE TV
HEADLINE

Konflik Timur Tengah Memanas, Travel Umrah Jatim Pastikan Keberangkatan Tetap Normal

metrotv 14 Oktober 2026
Share
3 Min Read
Haji Ramli Saleh, pengelola travel haji dan umrah di Surabaya. Foto: Metrotvjatim.com/ Dosi)

Surabaya, Metrotvjatim.com- Pasca serangan kelompok Houthi ke Bandara Internasional King Khalid, Riyadh, Arab Saudi, biro travel umrah di Surabaya, Jawa Timur memastikan keberangkatan jamaah tetap berjalan normal. Kepastian itu disampaikan Ramli Saleh, salah satu pengelola travel umrah di Surabaya, Rabu 14 Oktober 2026.

Menurutnya, hingga saat ini belum ada larangan resmi dari Pemerintah Indonesia maupun Pemerintah Arab Saudi terkait pemberangkatan umrah. “Untuk sementara ini khusus teman-teman travel yang ada di Jawa Timur masih ada keberangkatan, semuanya berjalan normal selama belum ada informasi dari pemerintah Indonesia,” ujarnya saat ditemui di kantornya.

Ia mengaku terus berkoordinasi dengan agen dan muthowif yang berada di Tanah Suci. Hasilnya, kondisi di dua bandara utama jamaah umrah, yakni Bandara Jeddah dan Bandara Madinah, dilaporkan aman dan kondusif.

Baca Juga:  Kebakaran Hutan di Ponorogo, Kondisi Api Terus Mendekat Permukiman

“Dari subuh kami juga menghubungi agen kami yang ada di sana, semua berjalan lancar dan khusus di bandara Mekkah-Madinah aman semuanya,” jelasnya.

Ditambahkan Ramli Saleh, meski situasi di Arab Saudi masih memanas, namun antusiasme jamaah umat muslim Indonesia untuk beribadah ke Tanah Suci jauh lebih besar.

“Kalau untuk kekhawatiran semua khawatir ya. Tapi gini semangatnya orang-orang muslim ini kalau bicara ke Saudi umrah ini kan hal-hal yang gitu tuh diabaikan, karena apa mereka ini kan kalau ke sana ini kan bicaranya syahid,” ungkapnya.

Dari informasi yang dihimpun pihaknya, dalam sepekan terakhir masih ada keberangkatan tiga kloter jamaah, termasuk keberangkatan privat dari Jakarta. Tidak ada satu pun jamaah yang membatalkan keberangkatan.

Baca Juga:  Peringati HPN 2025, PWI Gresik Kolaborasi Tanam Pohon Cegah Bencana Alam

Sementara terkait penerbangan, pihak travel menjelaskan, dampak serangan Houthi lebih dirasakan pada penerbangan transit, bukan penerbangan langsung.

“Yang diserang ini kan Riyadh, bandara Riyadh yang diserang oleh Houthi tapi tidak berpengaruh ke khususnya kami yang umrah, kalau umrah ini bandaranya hanya di Madinah sama di Jeddah,” terangnya.

Untuk rute langsung atau direct flight menggunakan maskapai Garuda Indonesia dan Saudi Airlines yang mendarat langsung di Jeddah dan Madinah, hingga kini masih berjalan lancar.

Sementara untuk penerbangan tidak langsung yang transit di Dubai dan Doha seperti Emirates dan Qatar Airways, banyak mengalami pembatalan dan penundaan.

Baca Juga:  Akibat Konflik Timur Tengah, 13 Jamaah Umrah Asal Ponorogo Tertahan di Jeddah

“Yang sementara ini berangkat langsung Garuda sama Saudi itu yang sementara berjalan lancar. Yang transit-transit itu yang banyak batal, seperti Emirates, Qatar,” katanya.

Ia mencontohkan, di Bandara Soekarno-Hatta Jakarta dan Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, tercatat lebih dari 400 jamaah gagal berangkat akibat terdampak pembatalan rute transit tersebut.

Pihaknya memastikan keberangkatan selanjutnya akan tetap dilaksanakan sesuai jadwal, yakni pada Kamis besok.

Sebab, hingga saat ini pemerintah belum mengeluarkan larangan maupun imbauan resmi terkait pembatasan keberangkatan haji dan umrah.

“Selama ini masih tidak ada larangan atau imbauan ya, sementara ini enggak ada sama sekali untuk larangan. Jadi intinya pemerintah hanya menyarankan hati-hati atau gimana itu saja,” jelasnya. (Dosi)

SHARE NOW
TAGGED: Arab Saudi, Houthi, Konflik Timur Tengah, Umrah Normal
Ad imageAd image

LATEST ARTICLE

Ratusan Warga Blitar Demo Greenfields, Limbah Menyengat Cemari Sungai dan Lahan
14 Oktober 2026
BNPB Janji bakal Kooperatif Terkait OTT Komisi Pemberantasan Korupsi
14 Oktober 2026
Personel SAR Dikerahkan Cari Korban Hilang KM Feronia di Labuan Bajo
14 Oktober 2026
Dolar AS Melemah Jelang Rilis Data CPI, Euro dan Rupee Lanjutkan Reli
14 Oktober 2026
Paus Leo XIV Didiagnosis Kanker Paru-Paru dan Jalani Operasi
14 Oktober 2026

MOST POPULAR

PENDIDIKAN

UMM Jadi Tuan Rumah iLeague BRI Goes to Campus, Olah Ragam Profesi Dibidang Sepakbola

HEADLINE

WN Jepang Overstay Dideportasi, Terungkap saat Perpanjang Izin

HEADLINE

Polres Malang Salurkan 35 Ribu Liter Air Bersih Disejumlah Titik Wilayah Kekeringan

HEADLINE

Hari Kesehatan Dunia, IJTI Malang Raya Gandeng Pemkot Malang gelar Pound With View Vol.2

LAINNYA

Ratusan Warga Blitar Demo Greenfields, Limbah Menyengat Cemari Sungai dan Lahan

14 Oktober 2026

BNPB Janji bakal Kooperatif Terkait OTT Komisi Pemberantasan Korupsi

14 Oktober 2026

Personel SAR Dikerahkan Cari Korban Hilang KM Feronia di Labuan Bajo

14 Oktober 2026

Paus Leo XIV Didiagnosis Kanker Paru-Paru dan Jalani Operasi

14 Oktober 2026
metrotvjatim.commetrotvjatim.com
Follow US
© Copyright 2024. All Rights Reserved
  • About
  • Contact Us
  • Terms And Condition
  • Privacy Policy
  • Cyber Media Guidelines
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?