Surabaya, metrotvjatim.com – Untuk membantu pencarian korban kecelakaan laut KM Feronia di perairan Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, pada Selasa (13/10) lalu, TNI Angkatan Laut melalui Koarmada II mengerahkan KRI Pulau Fani-731, prajurit dari Satuan Komando Penyelam dan Penyelamatan Bawah Air (Satkoppeba) Koarmada II.
Pengerahan tersebut merupakan tindak lanjut dari perintah Pangkoarmada II Laksda TNI I G. P. Alit Jaya, dalam upaya menemukan satu korban yang hingga saat ini masih dinyatakan hilang.
Dalam pelaksanaan pencarian, KRI Pulau Fani-731 dikerahkan untuk mendukung operasi pencarian di laut, sementara prajurit Satkoppeba Koarmada II mengoptimalkan kemampuan dan keahlian khusus di bidang penyelaman serta pencarian bawah air.
Upaya pencarian dilakukan dengan memanfaatkan teknologi Side Scan Sonar untuk mendeteksi keberadaan bangkai kapal di dasar laut, sehingga diharapkan dapat mempersempit area pencarian dan membantu proses penemuan korban.
Selain itu, TNI AL juga mengerahkan Pesawat Udara CN-235-220, guna memperkuat operasi pencarian dari udara.
Pengerahan unsur KRI dan prajurit Satkoppeba tersebut merupakan wujud kesiapsiagaan dan profesionalisme TNI Angkatan Laut dalam merespons kecelakaan laut, khususnya dalam pelaksanaan operasi kemanusiaan.
Dengan dukungan personel terlatih, kemampuan khusus penyelaman, serta peralatan pencarian bawah air, Koarmada II berupaya memberikan dukungan secara optimal guna mempercepat proses pencarian korban.
Pangkoarmada II menegaskan bahwa TNI Angkatan Laut senantiasa berkomitmen untuk hadir membantu masyarakat, khususnya dalam situasi darurat dan musibah di laut.
“Kami mengerahkan seluruh kemampuan yang dimiliki untuk mendukung proses pencarian secara maksimal. Saya berharap upaya ini segera membuahkan hasil sehingga dapat memberikan kepastian bagi keluarga korban,” tegasnya.
“Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, tetap utamakan keselamatan, dan tunjukkan bahwa TNI Angkatan Laut selalu hadir untuk rakyat,” pungkasnya. (Suy)

