Pasuruan, Metrotvjatim.com- Kebakaran di gunung Arjuno-Welirang, Kabupaten Pasuruan, yang terjadi sejak jumat siang kemarin, hingga sabtu siang ini (17/10/26) masih belum dapat dipadamkan secara menyeluruh.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariadi mengatakan, saat ini tim gabungan masih berada di lokasi untuk melakukan upaya pemadaman dengan peralatan manual atau dengan menggunakan alat gebyok.
“Lokasi kebakaran hutan di Arjuno-Welirang masih dapat dijangkau melalui jalur darat, jadi belum membutuhkan bantuan helikopter water bombing untuk pemadaman” ujar Sugeng Hariadi saat ditemui di Posko Karhutla Hutan Cempaka Prigen.
Sugeng Hariadi menyatakan, upaya pemadaman jalur darat dilakukan oleh tim gabungan dari personil BPBD Kabupaten Pasuruan, pengelola Tahura R Soerjo, relawan serta masyarakat peduli api, yang bersiaga di Posko Karhutla di Hutan Cempaka Prigen.
“Kami akan tetap siaga dan melaksanakan pemadaman secara manual sampai api benar-benar padam,” ujar Sugeng Hariadi.
Sugeng menyebut saat ini masih terdapat 3 titik api berbeda yang masih belum bisa dipadamkan, yang berada di wilayah Desa Dayurejo dan Desa Jatiarjo, Kecamatan Prigen.
“3 titik api tersebut masing-masing di Lembah Kijang, Pondok Lembu, dan di sekitar lokasi wisata Jendela Langit,” kata Sugeng.
Diperkirakan, kebakaran di gunung Arjuno-Welirang akan terus meluas karena kondisi cuaca di gunung Arjuno cukup ekstrim.
” Kondisi cuaca yang cukup panas dan angin kencang di kawasan gunung Arjuno-Welirang, menjadi salah satu faktor penghambat proses pemadaman,” jelas Sugeng Hariadi.
Sementara itu, demi keamanan dan keselamatan wisatawan dan pendaki, pihak pengelola Tahura Raden R Soerjo mengambil keputusan tegas untuk menutup semua jalur pendakian gunung Arjuno-Welirang, baik dari jalur pendakian kabupaten Pasuruan, Batu, maupun dari jalur pendakian Malang. (Anam)

