Jakarta: Jenazah Sertu Anumerta Heri Prasetyo, korban terakhir kecelakaan helikopter TNI Angkatan Darat di Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, dipulangkan ke Jawa Tengah. Almarhum merupakan korban ketiga yang berhasil ditemukan dan dievakuasi tim penyelamat.
“Hari ini kita berangkatkan almarhum Sertu Anumerta Heri, ini adalah korban yang meninggal ketiga yang berhasil ditemukan kemarin. Alhamdulillah semua evakuasi berjalan dengan baik dan lancar,” kata Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin dilansir dari Antara, Sabtu, 7 November 2026.
Jenazah Sertu Anumerta Heri diterbangkan menuju Kabupaten Klaten untuk dimakamkan di kampung halamannya. Prosesi pemakaman prajurit TNI tersebut rencananya akan dipimpin langsung oleh Kepala Staf Angkatan Darat.
Ayah kandung almarhum Sertu Anumerta Heri turut hadir mengikuti upacara pelepasan jenazah di Bandara Kuala Pembuang yang dipimpin oleh Pangdam XXII/Tambun Bungai. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Gubernur Kalteng Agustiar Sabran, Kapolda Irjen Pol Iwan Kurniawan, serta jajaran pejabat daerah.
“Hari ini kita berangkatkan ke Klaten, karena orang tuanya meminta dimakamkan di Klaten, kemudian nanti sebagai inspektur upacara direncanakan Bapak Kasad,” ujar Zainul.
Ia berharap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tidak kembali terjadi pada tahun-tahun mendatang. Ia mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk berpartisipasi aktif dengan tidak lagi membuka lahan melalui cara dibakar.
Usai upacara pelepasan jenazah, jajaran pimpinan daerah dijadwalkan meninjau langsung kondisi penanganan karhutla di lapangan. Pemantauan difokuskan pada kawasan yang sebelumnya terdampak titik api.
“Nanti setelah ini kita akan berkunjung ke Tanjung Puting bersama Bapak Kapolda dan Gubernur untuk melihat perkembangan di sana. Dapat laporan terakhir di sana sudah jauh menurun kebakarannya,” ucap Zainul.

