metrotvjatim.commetrotvjatim.com
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Inovasi
  • Live metro tvLive metro tvLive metro tv
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
metrotvjatim.commetrotvjatim.com
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Inovasi
  • Live metro tv
Search
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Hankam
  • Inovasi
  • Video
  • Indeks
  • Link Terkait
    • Live metro tv
    • About
    • Contact Us
    • Privacy Policy
    • Terms And Condition
    • Cyber Media Guidelines
Follow US
© Copyright 2024. All Rights Reserved
LIVE TV
HEADLINE

Angka Stunting Di Jatim Turun, Namun Pernikahan Dini Masih Jadi Permasalahan Serius.

Redaksi 10 April 2026
Share
3 Min Read

Surabaya, metrotvjatim.com : Upaya penurunan angka stunting di Jawa Timur menunjukkan hasil positif dengan capaian prevalensi turun menjadi 14,7 persen. Namun demikian masih ada persolan yang harus ditangani secara serius yakni masih banyaknya pernikahan usia dini di sejumlah daerah di Jawa Timur terutama dikawasan tapal kuda dan malang.

“Meski angka stunting secara umum mengalami penurunan, namun masih ada wilayah dengan kasus stunting relatif tinggi, terutama di kawasan Tapal Kuda dan Malang yang menjadi perhatian pemerintah”, ujar Sukamto, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Perwakilan Badan Kependudukan Dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Jatim, usai membuka acara Rakorda Program Bangga Kencana Tahun 2026 di Surabaya.

Baca Juga:  Pastikan Kamtibmas dan antisipasi bajing loncat selama operasi nataru, polres Bojonegoro siapkan personil sniper di titik rawan

Salah satu faktor yang ikut berkontribusi dalam tingginya kasus stunting tersebut adalah pernikahan usia dini, karena pasangan yang menikah di usia muda umumnya belum memiliki kesiapan secara fisik, mental, maupun pengetahuan terkait kesehatan reproduksi dan pola asuh anak.

“Kondisi tersebut berdampak pada kualitas kehamilan hingga pengasuhan bayi, yang pada akhirnya berpengaruh terhadap tumbuh kembang anak, terutama pada periode seribu hari pertama kehidupan, sehingga berpotensi meningkatkan resiko stunting,” ucapnya.

Menurut data di Kota Malang pada tahun 2024, dari 35.674 anak yang menjalani pemeriksaan, 2.842 anak diantaranya berisiko stunting dan 1.648 anak berisiko wasting. Sedangkan pada 2025, dari 34.621 anak yang diperiksa, 2.864 anak diantaranya berisiko stunting dan 1.470 anak berisiko wasting.

Baca Juga:  Pemprov Jatim Salurkan Bantuan Sosial

Angka tersebut menunjukkan bahwa risiko stunting masih tinggi dan perlu diwaspadai, penanganan stunting tidak bisa hanya berfokus pada pemenuhan gizi, berbagai intervensi juga harus dilakukan, pendekatan lintas sektor, termasuk pengendalian pernikahan dini.

Untuk menekan angka pernikahan usia dini BKKBN Jawa Timur terus memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Kependudukan (DP3AK)”, pungkasnya.

Sementara itu, Kepala DP3AK Provinsi Jawa Timur, Sufi Agustini, menyatakan turunnya angka stunting di Jawa Timur adalah hasil dari kolaborasi dengan berbagai pihak, walaupun masih ada daerah yang kasusnya cukup tinggi dan memerlukan perhatian khusus.

Baca Juga:  Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemprov Jatim Gencar Gelar Pasar Murah

DP3AK bekerjasama dengan pemerintah kabupaten/kota terus menggencarkan edukasi kepada pasangan usia subur melalui berbagai program sosialisasi dan advokasi karena salah satu faktor penyebab stunting adalah minimnya pengetahuan ibu terutama saat masa kehamilan, pendampingan pada seribu hari pertama kehidupan menjadi sangat penting.

Diharapkan dengan berbagai macam intervensi yang dilakukan oleh pemerintah ini, angka stunting di Jawa Timur pada tahun 2026 ini bisa ditekan dan turun.

SHARE NOW
TAGGED: bkkbn, Pemprov Jatim, pernikahan dini, stunting
Ad imageAd image

LATEST ARTICLE

Pemerintah Indonesia Dorong Transformasi Industri Kimia Rendah Emisi Lewat Investasi Melamin di Gresik
9 April 2026
Festival Film Dokumenter Pelajar Bojonegoro 2026, Ajang Eksplorasi Kreativitas Tanpa Batas
9 April 2026
Pemerintah Gelar Pasar Murah di Sedati Sidoarjo, Stok Pangan Dipastikan Aman hingga 14 Bulan
Pemerintah Gelar Pasar Murah di Sedati Sidoarjo, Stok Pangan Dipastikan Aman hingga 14 Bulan
9 April 2026
Bayi Perempuan Ditemukan Terlantar di Depan Rumah Warga di Bangil
Bayi Perempuan Ditemukan Terlantar di Depan Rumah Warga di Bangil
9 April 2026
Ratusan Ojol di Sidoarjo Terima Sembako dan BBM Gratis dari Pemprov Jatim
Ratusan Ojol di Sidoarjo Terima Sembako dan BBM Gratis dari Pemprov Jatim
9 April 2026

MOST POPULAR

HEADLINE

Bulog Targetkan 4 Juta Ton Gabah Tahun 2026 Untuk Sukseskan Swasembada Pangan

HEADLINE

Tekan Penggunaan BBM, Satpol PP Ngawi Patroli Naiki Sepeda

HEADLINE

Razia dan Tes Urine Warga Binaan Lapas Ngawi, Temukan Sajam Rakitan

Tergelincir Saat Hujan, Ambulans Tabrak Pengendara Motor hingga Tewas di Bangkalan
HEADLINE

Tergelincir Saat Hujan, Ambulans Tabrak Pengendara Motor hingga Tewas di Bangkalan

LAINNYA

Pemerintah Gelar Pasar Murah di Sedati Sidoarjo, Stok Pangan Dipastikan Aman hingga 14 Bulan

Pemerintah Gelar Pasar Murah di Sedati Sidoarjo, Stok Pangan Dipastikan Aman hingga 14 Bulan

9 April 2026
Bayi Perempuan Ditemukan Terlantar di Depan Rumah Warga di Bangil

Bayi Perempuan Ditemukan Terlantar di Depan Rumah Warga di Bangil

9 April 2026
Ratusan Ojol di Sidoarjo Terima Sembako dan BBM Gratis dari Pemprov Jatim

Ratusan Ojol di Sidoarjo Terima Sembako dan BBM Gratis dari Pemprov Jatim

9 April 2026
Dua Bocah di Ponorogo Tewas Tenggelam di Kubangan Air

Dua Bocah di Ponorogo Tewas Tenggelam di Kubangan Air

9 April 2026
metrotvjatim.commetrotvjatim.com
Follow US
© Copyright 2024. All Rights Reserved
  • About
  • Contact Us
  • Terms And Condition
  • Privacy Policy
  • Cyber Media Guidelines
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?