Malang, metrotvjatim.com : Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul terus melakukan sosialisasi penerapan sistem pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional guna meningkatkan ketepatan penyaluran bantuan sosial. Langkah ini diharapkan mampu menekan angka ketidaktepatan sasaran yang saat ini masih dinilai cukup tinggi.
Hal tersebut disampaikan saat kunjungan kerja di Pendopo Kabupaten Malang. Dalam kegiatan sosialisasi ini, turut hadir kepala desa, pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), serta masyarakat penerima manfaat bansos.
Gus Ipul menegaskan bahwa pemerintah terus berupaya memperbaiki sistem pendataan sosial melalui DTSEN. Kementerian Sosial Republik Indonesia juga menggandeng berbagai pihak, termasuk pendamping PKH dan perangkat desa, guna menyukseskan program prioritas tersebut melalui sinkronisasi satu data terpusat bagi penerima manfaat.
Dengan pemutakhiran data secara digital, diharapkan koordinasi mulai dari tingkat RT, RW, dusun hingga desa dapat berjalan lebih efektif. Peran aktif pendamping PKH dan aparat desa dinilai menjadi kunci dalam menghadirkan data yang akurat dan terbarukan.
Selain itu, partisipasi masyarakat melalui kanal digital juga diharapkan mampu mendukung transparansi dan pengawasan penyaluran bansos. Dengan demikian, bantuan pemerintah, baik berupa bansos maupun subsidi sosial, dapat lebih tepat sasaran dan diterima oleh masyarakat yang benar-benar berhak.

