Mojokerto, metrotvjatim.com : Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) milik Polda Jatim yang ada di Mojokerto tak hanya dilengkapi sistem keamanan pangan (Safety Food).
Di tempat ini juga terdapat green house dan bioflok ikan serta gudang pangan berkapasitas 1000 ton yang terintegrasi dengan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
SPPG Polda Jatim ini beroperasi sejak Juni 2025 dengan kapasitas 3.562 porsi makan bergizi gratis (MBG) untuk 21 sekolah di sekitarnya. SPPG ini menjadi satu dari 138 dapur MBG Polri di Jatim.
Menariknya dapur MBG tersebut dilengkapi green house dan bioflok ikan. Aneka sayuran ditanam secara hidroponik di dalam greenhouse ini. Seperti terong, kol, cabai, tomat, pakcoi, kangkung, selada, bayam merah, serta sawi caisim.
Sedangkan kolam bioflok berguna untuk budi daya ikan lele dan nila. “Adanya food safety ini dapat memastikan keamanan pangan sebelum pengantaran MBG ke penerima manfaat,” kata Kepala SPPG Polda Jatim, Noverita Resya Sintia.
Selain itu Polda Jatim juga mempunyai gudang ketahanan berkapasitas 1000 ton di Jalan Raya Pacing-Pacet, Desa Pacing, Bangsal, Mojokerto. Gudang di atas lahan 10.500 meter persegi milik SPN Polda Jatim ini untuk menampung jagung hasil panen para petani di Mojokerto yang diserap Bulog.
Saat ini, gudang katahanan pangan ini menyimpan 40 ton jagung pipil kering yang diserap Bulog Cabang Mojokerto. Sedangkan 4 hektare lahan produktif di sebelahnya dimanfaatkan untuk budi daya jagung. Kebun jagung ini sudah 2 kali dipanen sehingga tersisa sekitar 2 hektare.
Terobosan ini mendapatkan apresiasi dari Presiden Prabowo Subianto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Sedianya keduanya dijadwalkan meninjau langsung, namun karena agenda penting lain keduanya kembali ke Jakarta.

“Bapak Presiden dan Kapolri semula direncanakan hadir. Karena ada agenda penting, maka beliau kembali ke Jakarta. Walaupun demikian, Bapak Presiden memonitor dan mengapresiasinya,” terang Kapolres Mojokerto AKBP Andi Yudha Pranata kepada awak media, Senin, 9 Februari 2026.
Gudang ketahanan pangan Polda Jatim ini dibangun menggunakan APBN Rp 11.114.000.000 pada 3 Juni-30 September 2025. Pelaksananya CV Ruas Bambu bekerja sama dengan PT Elemen Tiga Tiga selaku konsultan manajemen konstruksi.
Gudang ini mulai beroperasi 8 Oktober 2025. Fasilitasnya meliputi gudang A, gudang B, kantor, musala, serta pos penjagaan. Gudang ketahanan pangan Polda Jatim ini menjadi satu dari 18 gudang serupa yang tersebar di 12 provinsi.

