Bangkalan, metrotvjatim.com : Pemerintah Kabupaten Bangkalan mulai menerapkan kebijakan penggunaan sepeda ontel bagi aparatur sipil negara (ASN) pada hari-hari tertentu. Kebijakan ini diambil sebagai langkah penghematan energi di tengah dampak konflik di Timur Tengah.
Konflik yang melibatkan Iran dan Israel serta Amerika Serikat memicu kekhawatiran terhadap stabilitas pasokan energi global. Bahkan, pembatasan di Selat Hormuz turut dikhawatirkan berdampak pada kenaikan harga minyak dunia.
Menanggapi kondisi tersebut, Pemkab Bangkalan mendorong ASN untuk mulai beralih menggunakan sepeda ontel saat berangkat kerja. Kebijakan ini mulai terlihat saat hari pertama masuk kerja pasca libur Lebaran, di mana sejumlah ASN tampak bersepeda menuju kantor dan mengikuti apel pagi.
Wakil Bupati Bangkalan, Fauzan Jakfar, mengatakan pihaknya tengah menyusun peraturan daerah (perda) yang akan mengatur kewajiban penggunaan sepeda ontel bagi ASN pada hari tertentu. Dalam aturan tersebut, ASN nantinya dilarang menggunakan kendaraan bermotor dan diwajibkan bersepeda.
Selain untuk menghemat energi, kebijakan ini juga bertujuan mengurangi polusi udara serta mendorong gaya hidup sehat di kalangan ASN melalui aktivitas bersepeda.

