Tuban, metrotvjatim.com : Para pemudik yang akan melintasi jalur Pantura di Tuban diimbau untuk lebih berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan. Pasalnya, kondisi Jalan Lingkar Selatan atau Ring Road Tuban mengalami kerusakan parah dengan banyak lubang dalam serta permukaan jalan yang bergelombang, sehingga membahayakan pengendara, terutama saat arus mudik Lebaran.
Selain memicu kemacetan, kerusakan jalan ini juga kerap menyebabkan kendaraan mengalami patah as roda, bahkan memicu kecelakaan lalu lintas.
Meski sudah berulang kali diperbaiki, kondisi Jalan Lingkar Selatan di Kabupaten Tuban kembali mengalami kerusakan parah menjelang musim mudik Lebaran tahun ini.
Pantauan pada Jumat pagi menunjukkan sejumlah titik kerusakan di sepanjang ruas jalan tersebut. Badan jalan dipenuhi lubang dalam, permukaan aspal yang tidak rata, serta material pasir yang berserakan.
Kondisi ini sering memicu kecelakaan tunggal, terutama bagi pengendara sepeda motor yang melintas. Jalur sepanjang kurang lebih 21 kilometer yang melingkari wilayah selatan Kabupaten Tuban ini juga kerap menjadi jebakan bagi kendaraan bermuatan berat.
Tidak jarang kendaraan truk maupun pikap mengalami patah as roda akibat kondisi jalan yang rusak. Mirisnya, karena belum ada perbaikan menyeluruh, sejumlah warga yang tinggal di sekitar jalur tersebut berinisiatif menambal lubang jalan dengan material batu kapur secara swadaya.
Namun, upaya tersebut hanya bersifat sementara. Tingginya volume kendaraan yang melintas membuat tambalan jalan kembali rusak dalam waktu singkat.
Menanggapi kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Tuban menyatakan akan melakukan perbaikan sementara sambil menunggu ketersediaan anggaran untuk perbaikan secara menyeluruh.
Kerusakan jalan ini dinilai semakin mengkhawatirkan menjelang musim mudik Lebaran. Para pengemudi dari luar daerah yang tidak mengenal kondisi jalur tersebut diimbau untuk mengurangi kecepatan dan lebih waspada saat melintasi Ring Road Tuban.

