Sidoarjo, metrotvjatim.com : Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyalurkan bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) Plus serta sejumlah program perlindungan sosial lainnya di Kabupaten Sidoarjo. Total bansos yang disalurkan mencapai Rp3 miliar bagi ratusan penerima manfaat. Bantuan ini diharapkan menjadi bantalan sosial dalam menghadapi tekanan ekonomi sekaligus menyambut datangnya bulan suci Ramadan.
Penyaluran bansos di Sidoarjo menjadi titik kedua, setelah sebelumnya dilakukan di Kabupaten Pasuruan. Pemerintah Provinsi Jawa Timur menargetkan seluruh penyaluran bansos di wilayah Jawa Timur rampung sebelum 1 Maret 2026.
Khofifah menyampaikan, bantuan sosial ini diharapkan mampu memberikan ketenangan bagi warga penerima manfaat, terutama menjelang Ramadan hingga Idul Fitri, di mana kebutuhan masyarakat cenderung meningkat. Bantuan tersebut dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
Rincian penerima bansos di Sidoarjo di antaranya PKH Plus bagi 533 keluarga, bantuan sosial penyandang disabilitas bagi 66 jiwa, zakat produktif bagi 50 penerima, serta dukungan bagi lima BUMDesa, dua Desa Berdaya, dan tiga Desa Jatim Puspa.
Selain penyaluran bantuan, Khofifah juga meminta para pilar sosial di daerah untuk memastikan ketepatan data penerima bansos, sekaligus mencegah terjadinya kesalahan inklusi maupun eksklusi. Ia juga menegaskan bahwa selama tiga bulan ke depan tidak akan ada penonaktifan peserta PBI Jaminan Kesehatan di Jawa Timur, guna menjamin masyarakat, khususnya penderita penyakit kronis, tetap memperoleh perlindungan kesehatan.

