Gresik, metrotvjatim.com : Pemerintah kabupaten gresik, mendapatakan penghargaan sertifikat menuju kabupaten bersih, dari kementerian lingkungan hidup. Penghargaan ini menjadi kado istimewa bagi masyarakat. sertifikat adipura ini kemudian dikirab keliling kota, oleh bupati , wakil bupati , forkopimda beserta seluruh kepala opd di lingkungan pemkab gresik.
Sertifikat adipura yang didapatkan kabupaten gresik ini, tidaklah mudah. karena, harus menghadirkan 3 konsep baru. Diantaranya, pemkab gresik harus menghadirkan, mulai dari peng-anggaran , kebijakan, sdm , fasilitas pengelolaan sampah, hingga capaian kinerja pengelolaan dan kebersihan.
Berdasarkan penilaian ketat dari kementerian lingkungan hidup tersebut, dari total 420 daerah se indonesia yang dinilai, hanya 35 yang mendapatkan sertifikat menuju kabupaten bersih, termasuk kabupaten gresik.
Hal ini dikarenakan keberhasilan sistem pengelolaan sampah, yakni dengan mengoperasikan mesin landfill mining di tempat pemrosesan akhir sampah ngipik. teknologi ini mampu menyulap gunungan sampah lama, menjadi bahan bakar alternatif serta material bernilai ekonomis.
Melalui teknologi landfill mining, sampah lama yang dikeruk, kemudian dimasukkan ke dalam rangkaian mesin penyaring. Dalam kondisi normal, alat canggih yang diresmikan bupati gresik, fandi akhmad yani ini, mampu mengolah dua puluh lima ton sampah per jam, atau mencapai dua ratus lima puluh ton dalam sehari.
Dari proses penyaringan, sampah anorganik kemudian dicacah menjadi refuse derived fuel atau r-d-f. hasilnya, menjadi bahan bakar alternatif berkualitas pengganti batu bara. sementara itu, sampah organik hasil sortiran, diproses menjadi media tanam serta material urukan.
Inovasi ini menjadi pelengkap program gresik kawasan merdeka sampah, yang mengajak warga gresik untuk memilah sampah dari rumah.

