metrotvjatim.commetrotvjatim.com
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Inovasi
  • Live metro tvLive metro tvLive metro tv
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
metrotvjatim.commetrotvjatim.com
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Inovasi
  • Live metro tv
Search
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Hankam
  • Inovasi
  • Video
  • Indeks
  • Link Terkait
    • Live metro tv
    • About
    • Contact Us
    • Privacy Policy
    • Terms And Condition
    • Cyber Media Guidelines
Follow US
© Copyright 2024. All Rights Reserved
LIVE TV
NASIONAL

Kasus DBD di Jatim Melonjak, Khofifah Ajak Masyarakat Lakukan 3M Plus dan Vaksinasi Cegah DBD

Redaksi 3 Maret 2024
Share
3 Min Read

Surabaya, Melonjaknya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) yang terjadi di Jawa Timur dan beberapa daerah di Indonesia akhir akhir ini turut menjadi perhatian khusus bagi Khofifah Indar Parawansa.

Bagaimana tidak, sepanjang tahun 2024 hingga pekan ketiga bulan Februari, kasus DBD di Jatim telah tembus mencapai 3.638 kasus. Sepanjang tahun 2024, angka DBD paling tinggi terjadi di Kabupaten Probolinggo, yakni mencapai 600 kasus, sementara di Surabaya sendiri saat ini tercatat lebih dari 30 kasus.

Gubernur Jatim periode 2019-2024 ini mengatakan bahwa angka kasus DBD Jatim tahun ini meningkat pesat dibandingkan tahun 2023. Dimana sepanjang tahun 2023, jumlah kumulatif kasus yang ditularkan melalui nyamuk Aedes aegypti di Jatim mencapai 9.041 kasus.

Baca Juga:  Cuaca Ekstrem, Pemkot Mojokerto Imbau Masyarakat Waspada

“Jika dilihat trennya, di awal tahun 2024 ini kasus DBD Jatim sangat tinggi. Sehingga yang penting dilakukan oleh masyarakat adalah meningkatkan kewaspadaan agar jangan sampai terinfeksi penyakit DBD,” tegas Khofifah, Senin (4/3/2024).

Untuk itu, wanita yang juga Ketua PBNU dan Ketua Umum PP Muslimat NU ini mengimbau masyarakat untuk menggiatkan kembali gerakan pemberantasan sarang nyamuk (PSN).

Gerakan ini cukup mudah. Yakni dengan melaksanakan 3M Plus. Yaitu membuang barang-barang bekas, menutup tempat penampungan, dan juga menguras tempat penampungan air.

Selain itu juga bisa dilakukan kegiatan preventif plus-plus lain yang bisa mencegah penyebaran DBD. Seperti menggunakan kelambu, menghindari kebiasaan menumpuk atau menggantung pakaian, juga menggunakan lotion anti nyamuk.

Baca Juga:  Jokowi Dianggap Gagal Kendalikan Harga Kebutuhan Pokok

“Di kampung-kampung sejatinya juga sudah ada para ibu-ibu jumantik atau juru pemantau jentik nyamuk. Harapannya di masa-masa waspada DBD seperti ini, pelaksanaan pemantauan jentik harus digencarkan. Ini penting untuk menghindari penyebaran DBD,” tegas Khofifah.

Tidak hanya itu, Khofifah juga mengajak masyarakat untuk aktif melengkapi vaksinasi DBD pada anak hingga dewasa. Pasalnya vaksinasi DBD bisa anjurkan untuk usia 6-45 tahun.

“Karena penyakit DBD cukup berbahaya dan dapat mengakibatkan kematian jika tidak ditangani secara cepat dan cermat, maka, vaksin demam berdarah dengue, menjadi kunci preventif dalam mengurangi risiko penularan dan dampak penyakit ini,” terang Khofifah.

Saat ini, vaksin demam berdarah tetravalen atau tetravalent dengue vaccine (TDV) memberikan perlindungan terhadap empat jenis virus dengue, mulai dari DENV1, DENV2, DENV3, hingga DENV4. Vaksin ini mengandung virus dengue yang telah dilemahkan, sehingga tidak menyebabkan penyakit, melainkan dapat merangsang sistem kekebalan tubuh untuk memproduksi antibodi.

Baca Juga:  Bahlil Terpilih Secara Aklamasi Jadi Ketum Golkar

Vaksin demam berdarah dengue ini memiliki peran penting dalam pencegahan demam dengue, terutama di daerah-daerah di mana virus dengue tersebar luas.

Meskipun vaksin tidak memberikan jaminan total terhadap penyakit, penggunaannya diharapkan dapat mengurangi keparahan gejala dan risiko terkena DBD, serta membantu mengendalikan penyebaran penyakit di masyarakat.

“Maka, kunci dari pencegahan DBD adalah 3M Plus dan vaksinasi. Mari masyarakat melaksanakan 3M Plus dan Vaksinasi guna mewujudkan nol kematian akibat dengue,” pungkas Khofifah.

(***)

SHARE NOW
Ad imageAd image

LATEST ARTICLE

Kebakaran Maut di Hong Kong, 83 Orang Dilaporkan Tewas
28 November 2025
Surat Rehabilitasi Ira Puspadewi Diterima KPK
28 November 2025
35 Titik Pengungsian Tampung Korban Banjir Aceh Utara
28 November 2025
Harga Emas Dunia Melemah Setelah Melonjak Pekan Ini
28 November 2025
Water Cannon Polri Bersihkan jembatan Besuk Kobokan
25 November 2025

MOST POPULAR

PEMERINTAHAN

Lapas Bojonegoro Sabet Penghargaan Inovasi Produk Terbaik di Pameran UMKM Kemenimipas RI

HEADLINE

Water Cannon Polri Bersihkan jembatan Besuk Kobokan

HEADLINE

Tim Trauma Healing Polres Lumajang Dampingi Anak Penyintas Semeru

HEADLINE

Polda Jatim Bantu Bersihkan Endapan Lahar Dingin Pascaerupsi Gunung Semeru

LAINNYA

Kebakaran Maut di Hong Kong, 83 Orang Dilaporkan Tewas

28 November 2025

Surat Rehabilitasi Ira Puspadewi Diterima KPK

28 November 2025

35 Titik Pengungsian Tampung Korban Banjir Aceh Utara

28 November 2025

Harga Emas Dunia Melemah Setelah Melonjak Pekan Ini

28 November 2025
metrotvjatim.commetrotvjatim.com
Follow US
© Copyright 2024. All Rights Reserved
  • About
  • Contact Us
  • Terms And Condition
  • Privacy Policy
  • Cyber Media Guidelines
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?