Situbondo, metrotvjatim.com : Konflik bersenjata antara Israel dan Iran memicu kekhawatiran pekerja migran Indonesia di kawasan Timur Tengah. Seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Desa Seletre, Kecamatan Kapongan, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, Sri Wahyuningsih (40), mengaku mulai merasa takut dengan kondisi di Oman, tempatnya bekerja selama setahun terakhir.
Sri Wahyuningsih berharap pemerintah, khususnya Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo serta Presiden Prabowo Subianto, dapat segera membantu memulangkan para pekerja migran Indonesia yang berada di wilayah terdampak konflik.

Keresahan juga disampaikan kakak kandung Sri, Hosniye (55), yang berada di Situbondo. Ia mengaku cemas setelah adiknya menceritakan situasi mencekam yang dirasakan selama konflik berlangsung. Sri disebut melihat langsung rudal-rudal yang melintas di udara dan mendengar dentuman ledakan.
Sejak situasi memanas, Sri meminta izin kepada majikannya untuk pulang ke Indonesia. Namun kondisi keamanan yang belum stabil membuat proses kepulangan belum dapat dilakukan.
Saat ini, Sri bersama sejumlah PMI lainnya mengungsi di wilayah Barkah, Oman, untuk menghindari potensi dampak serangan. Lokasi tersebut berada sekitar 4 kilometer dari Muscat. Mereka memilih berada di area yang dianggap lebih aman sembari menunggu kepastian situasi.
Dalam komunikasi melalui panggilan video dengan keluarganya, Sri kembali memohon agar pemerintah daerah dan pemerintah pusat segera mengambil langkah evakuasi demi keselamatan para PMI.
Sri memutuskan keluar sementara dari rumah majikannya demi mencari tempat yang lebih aman. Ia khawatir jika tetap berada di lokasi sebelumnya, risiko terdampak serangan akan semakin besar.
Keluarga berharap ada respons cepat dari pemerintah agar Sri dan PMI lainnya dapat segera dipulangkan dengan selamat ke Tanah Air.

