Sidoarjo, metrotvjatim.com : Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggelar pasar murah di Balai Desa Sedati Agung, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo, pada Rabu sore. Program ini menjadi langkah proaktif untuk menekan inflasi sekaligus menjaga daya beli masyarakat.
Melalui pasar murah ini, warga dapat membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga di bawah pasaran karena adanya subsidi langsung dari pemerintah. Besaran subsidi yang diberikan berkisar antara seribu hingga dua ribu rupiah per item.
Intervensi ini berdampak pada turunnya harga sejumlah komoditas utama, seperti beras SPHP yang semula 12.500 rupiah menjadi 11.000 rupiah per kilogram, serta daging ayam yang turun dari 40.000 menjadi 30.000 rupiah per kilogram.
Direktur Pengawasan Penerapan Standar Keamanan dan Mutu Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas), Hermawan, menyatakan bahwa secara umum kondisi pangan di Jawa Timur masih stabil. Namun, beberapa komoditas seperti cabai rawit masih berada di atas harga acuan, sehingga pemerintah melakukan langkah mitigasi khusus.
Masyarakat juga diimbau untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying. Meski kondisi geopolitik global tengah bergejolak, ketersediaan stok pangan domestik, khususnya di Jawa Timur, dipastikan dalam kondisi aman bahkan hingga 14 bulan ke depan.
Program pasar murah ini diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, sekaligus menjaga stabilitas ekonomi daerah.

