Tuban, metrotvjatim.com : Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, tradisi nyekar atau ziarah makam kembali ramai dilakukan warga di Kabupaten Tuban. Momen ini pun menjadi berkah bagi para pedagang bunga tabur musiman yang mulai menjajakan dagangannya di sejumlah ruas jalan.
Suasana di sepanjang Jalan Pramuka, Kelurahan Latsari, Kecamatan Tuban, tampak dipadati pedagang bunga tabur dadakan. Permintaan bunga untuk keperluan ziarah makam meningkat signifikan menjelang awal puasa.
Salah satunya Lilik, 60 tahun, pedagang musiman yang sudah tiga hari terakhir berjualan bunga tabur. Sehari-hari, Lilik berjualan es dawet durian dan alpukat kocok di area GOR Tuban. Namun khusus menjelang Ramadan, ia memanfaatkan momen untuk beralih usaha sementara.
Bunga tabur yang dijual merupakan campuran mawar, kenanga, dan daun pandan yang dikemas rapi dalam plastik. Setiap bungkus dijual seharga lima ribu rupiah.
Dalam sehari, Lilik mengaku mampu menjual hingga seribu bungkus bunga tabur, terutama saat puncak warga melakukan ziarah menjelang awal Ramadan.
Momen menjelang Ramadan menjadi waktu yang paling ditunggu para pedagang musiman. Tradisi nyekar yang telah turun-temurun dilakukan masyarakat tak hanya menjadi bagian dari nilai spiritual dan budaya, namun juga memberikan dampak ekonomi nyata bagi warga.

