Gresik, metrotvjatim.com : Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) menyalurkan sebanyak 200 unit becak listrik kepada pembecak lansia di Jalan Basuki Rahmat, Kecamatan Gresik, Kabupaten Gresik, Rabu, 04 Februari 2026. Penyerahan ini dilakukan di rumah dinas Wakil Bupati Gresik, jalan Basuki Rahmad Kota Gresik.
Program yang diinisiasi langsung oleh Presiden Prabowo Subianto ini bertujuan untuk meringankan beban ekonomi pembecak berusia lanjut dan meningkatkan peluang pendapatan mereka di tengah persaingan dengan moda transportasi modern.
Firman Dahlan, Direktur Perencanaan dan Pengembangan Usaha Yayasan Gerakan Solidiritas Nasional (GSN), menyampaikan, inisiatif ini sudah direncanakan jauh sebelum Presiden Prabowo dilantik menjadi Presiden Republik Indonesia, sebagai upaya perhatian terhadap pembecak lansia. Becak listrik yang dibagikan dikatakan masih baru dan mendapat garansi satu tahun.
“Program becak listrik sudah direncanakan sebelum Presiden Prabowo menjadi Presiden, ini merupakan bentuk kepedulian beliau untuk tukang becak lansia,” ujar Firman.
Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, menyampaikan banyak terimakasih kepada Presiden Prabowo melalui yayasan GSN yang hadir secara langsung, untuk menyerahkan bantuan ini.
“Aksi kemanusiaaan tanpa birokrasi panjang. Becak listrik diberikan seluruh kecamatan memang ada kurang mudah-mudahan ada gelombang kedua. Meningkatkan kesejahteraan kepada yang berusia lanjut, bapak presiden melihat betapa kesulitan lansia masih menggunakan becak tradisional, dibantu dengan becak listrik,” ungkapnya.
untuk memudahkan tukang becak mencari charger, pemkab Gresik akan bersinergi dengan PLN UP3 Gresik untuk mendirikan stasiun pengisian di sejumlah fasilitas umum seperti pasar dan alun-alun.
“Seperti di pasar, alun-alun, agar mudah pengemudi becak listrik di Gresik,” ujarnya.
Seperti diketahui, becak listrik buatan PT Pindad ini dihargai Rp 22 juta sehingga total nilai 200 unit mencapai Rp 4,4 miliar, yang berasal dari dana pribadi Presiden Prabowo Subianto.
Seorang penerima, M. Kamali, 65 tahun, yang telah 20 tahun menggeluti profesi pembecak, menyampaikan kegembiraannya menerima becak listrik dan berharap bantuan ini meningkatkan penghasilan. Ia biasa melayani rute antar desa dan pasar Duduksampeyan sejauh sekitar 7 kilometer.
“Selama ini (mangkal) di pasar Duduksampeyan, tiba-tiba dapat bantuan sangat senang, bahagia sekali, peningkatan penghasilan jami, tidak pernah terbayang sama sekali,” ujar Kamali.

