metrotvjatim.commetrotvjatim.com
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Inovasi
  • Live metro tvLive metro tvLive metro tv
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
metrotvjatim.commetrotvjatim.com
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Inovasi
  • Live metro tv
Search
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Hankam
  • Inovasi
  • Video
  • Indeks
  • Link Terkait
    • Live metro tv
    • About
    • Contact Us
    • Privacy Policy
    • Terms And Condition
    • Cyber Media Guidelines
Follow US
© Copyright 2024. All Rights Reserved
LIVE TV
HEADLINE

Tangis Haru Sambut Kepulangan 3 Anak Pekerja Migran dari Malaysia, Bertahun-tahun Tanpa Status Jelas

Mahela Fitriani 12 Februari 2026
Share
2 Min Read
Tangis Haru Sambut Kepulangan 3 Anak Pekerja Migran dari Malaysia, Bertahun-tahun Tanpa Status Jelas
Tangis haru mewarnai kepulangan tiga anak pekerja migran Indonesia.

Gresik, metrotvjatim.com : Tangis haru mewarnai kepulangan tiga anak pekerja migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Gresik, Jawa Timur, yang berhasil dipulangkan dari Malaysia. Kedatangan ketiganya disambut penuh emosi oleh keluarga, setelah selama bertahun-tahun hidup tanpa kepastian status administrasi dan akses pendidikan.

Suasana haru pecah saat ketiga anak tersebut keluar dari pintu kedatangan Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo. Mereka tiba didampingi langsung oleh Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani.

Ketiga anak PMI tersebut masing-masing berinisial HA (12 tahun), warga Kecamatan Panceng, serta IF (11 tahun) dan SF (7 tahun), kakak beradik asal Kecamatan Sidayu, Gresik.

Baca Juga:  AS, Napiter Lapas Kelas I Surabaya Dinyatakan Bebas Bersyarat

Tangis bahagia tak terbendung dari Siti Khotimah, ibu HA, yang terus memeluk dan mencium anaknya. Momen kepulangan ini menjadi pertemuan yang telah lama dinantikan keluarga.

Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, mengatakan sengaja menjemput langsung ketiga anak tersebut sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah. Pemulangan dilakukan setelah melalui proses hukum yang dibantu Pengadilan Agama Gresik serta kerja sama dengan KBRI di Kuala Lumpur.

Ketiga anak ini dipulangkan lantaran selama tinggal di Malaysia, status kewarganegaraan mereka tidak jelas. Hal ini disebabkan orang tua mereka menikah secara agama atau siri, sehingga berdampak pada administrasi kependudukan anak.

Baca Juga:  Ratusan Tukang Becak, Beramai Ramai Antri Mengambil Bantuan Becak Listrik dari Presiden Prabowo.

Akibat kondisi tersebut, selama bertahun-tahun mereka tidak dapat mengenyam pendidikan formal. Sehari-hari, mereka hanya mendapatkan pendidikan agama yang diajarkan orang tua di sela-sela kesibukan bekerja.

Pemerintah Kabupaten Gresik memutuskan memulangkan ketiganya demi memberikan kepastian status hukum serta menjamin hak pendidikan mereka di Indonesia. Program ini rencananya akan dilakukan secara bertahap bagi anak-anak PMI lainnya.

Staf Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur, Sohehuddin, menyampaikan bahwa pihaknya telah menjalin nota kesepahaman (MoU) dengan Pemerintah Kabupaten Gresik terkait pemulangan anak PMI asal Gresik di Malaysia.

Baca Juga:  Atlet Panjat Tebing Peraih Medali Emas SEA Games Pulang Kampung di Sambut Antusias Warga

Program pemulangan ini menjadi yang pertama kali dilakukan oleh pemerintah daerah di Indonesia. Saat ini, KBRI Kuala Lumpur telah mendeteksi sedikitnya 35 anak PMI asal Gresik di Malaysia yang menghadapi persoalan serupa, meski jumlah sebenarnya diyakini lebih banyak.

Pemerintah berharap langkah ini dapat menjadi solusi bagi perlindungan hak-hak anak PMI, khususnya terkait status kewarganegaraan dan pendidikan.

SHARE NOW
TAGGED: gresik, Pekerja migran
Ad imageAd image

LATEST ARTICLE

Aniaya Pelajar di Klub Malam, Polisi Tetapkan Tiga Orang Tersangka
21 Juli 2026
Bulog Gelontorkan 3.600 Liter Minyakita di Pasar Tradisional di Ngawi Untuk Stabilkan Harga
21 Juli 2026
200 Ribu Orang Diprediksi Padati Tambakberas Saat Muktamar ke-35 NU
21 Juli 2026
Bupati Madiun Terima Penghargaan Pembina Koperasi Andalan Jatim 2026 Dari Menteri Koperasi RI
21 Juli 2026
Jelang Muktamar ke-35 NU, Gus Kikin dan Prof Niam Wejangi Santri Lewat Filosofi Sepak Bola
21 Juli 2026

MOST POPULAR

PENDIDIKAN

Lestarikan Budaya Lokal, SMK Negeri 1 Grati Kenalkan Kembali Permainan Tradisional Kepada Siswa Baru Saat MPLS

HEADLINE

Keputusan Pajak JHT hingga Aturan Outsourcing Ditargetkan Rampung Akhir Juli 2026

HEADLINE

Digaji Uang Rakyat, Oknum Camat Di Madiun Main Game Online Saat Rapat Paripurna DPRD

HEADLINE

Polsek Gayam Gencar Edukasi Siswa MPLS, Bangun Daya Tangkal Lawan Judol dan Narkoba

LAINNYA

Aniaya Pelajar di Klub Malam, Polisi Tetapkan Tiga Orang Tersangka

21 Juli 2026

Bulog Gelontorkan 3.600 Liter Minyakita di Pasar Tradisional di Ngawi Untuk Stabilkan Harga

21 Juli 2026

200 Ribu Orang Diprediksi Padati Tambakberas Saat Muktamar ke-35 NU

21 Juli 2026

Jelang Muktamar ke-35 NU, Gus Kikin dan Prof Niam Wejangi Santri Lewat Filosofi Sepak Bola

21 Juli 2026
metrotvjatim.commetrotvjatim.com
Follow US
© Copyright 2024. All Rights Reserved
  • About
  • Contact Us
  • Terms And Condition
  • Privacy Policy
  • Cyber Media Guidelines
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?