Sidoarjo, metrotvjatim.com : Tim Tipidter Satreskrim Polresta Sidoarjo melakukan inspeksi mendadak (sidak), ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu (22 Februari). Razia digelar sebagai langkah antisipasi terhadap potensi pelanggaran penyaluran, dan pengecekan ketahanan stok BBM bersubsidi selama bulan suci Ramadan.
Petugas menyisir SPBU dengan sistem acak untuk memeriksa proses pengisian BBM kepada konsumen, serta memastikan ketersediaan stok jenis pertalite dan solar di tangki penyimpanan. Meski tidak ditemukan adanya praktik kecurangan atau pelanggaran hukum, petugas mendapati adanya keluhan dari pihak pengelola terkait pembatasan pasokan.
Pengelola SPBU Lebo, Sidoarjo misalnya, mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya mengalami keterbatasan permintaan stok untuk jenis bio solar. Lantaran Pertamina menerapkan kebijakan pembatasan pengiriman harian, yang berdampak pada seringnya kekosongan stok di lapangan.
SPBU hanya dibatasi pengiriman bio solar 8 ribu liter per hari. Kondisi ini membuat pihak SPBU kerap kehabisan stok, mengingat tingginya permintaan solar selama masa Ramadan.
Pihak kepolisian sendiri juga akan terus memantau, pergerakan distribusi BBM agar tidak terjadi penimbunan maupun penyalahgunaan subsidi. Pemeriksaan ke SPBU juga untuk memastikan penyaluran tepat sasaran, dan memantau ketersediaan stok selama Ramadan.
Stok Solar Dibatasi 8 Ribu Liter per Hari, Polisi Perketat Pengawasan SPBU Selama Ramadan

