Ponorogo, metrotvjatim.com : Sebanyak 13 jamaah umrah asal Ponorogo, Jawa Timur, dikabarkan sempat tertahan di Jeddah dan belum dapat kembali ke Tanah Air akibat meningkatnya eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah.
Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Ponorogo, Marjuni, menjelaskan saat ini terdapat 38 jamaah umrah asal Ponorogo yang tengah menjalankan ibadah di Tanah Suci. Dari jumlah tersebut, 13 jamaah telah menyelesaikan rangkaian ibadah dan dijadwalkan pulang ke Indonesia.

Namun, kondisi keamanan yang belum kondusif di kawasan Timur Tengah membuat kepulangan mereka tertunda. Para jamaah dilaporkan mengalami overstay selama tiga hari di Jeddah sebelum akhirnya dapat diberangkatkan kembali ke Indonesia melalui jalur penerbangan alternatif.
Meski demikian, kondisi para jamaah dipastikan dalam keadaan baik. Selama berada di Tanah Suci, mereka tetap dapat menjalankan ibadah dengan lancar tanpa kendala berarti.
Sementara itu, Kementerian Haji dan Umrah bersama Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia telah mengeluarkan surat edaran kepada Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) untuk menunda keberangkatan jamaah menuju Tanah Suci. Kebijakan ini diambil menyusul meningkatnya eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah.
Penundaan keberangkatan tersebut berlaku hingga batas waktu yang belum ditentukan, sambil menunggu perkembangan situasi keamanan.

