Tuban, metrotvjatim.com : Warga pesisir utara Kabupaten Tuban memiliki tradisi unik dalam merayakan Lebaran Ketupat, yakni tradisi Dus-Dusan atau mandi laut bersama. Tradisi ini dilakukan setelah doa dan makan ketupat bersama, sebagai bentuk silaturahmi sekaligus ungkapan rasa syukur.
Tradisi Dus-Dusan digelar oleh warga Desa Gesikharjo, Kecamatan Palang. Usai melaksanakan doa bersama di masjid dengan membawa ketupat dan lauk, warga kemudian menyantap hidangan secara bersama-sama. Setelah itu, mereka pulang sejenak untuk mengajak keluarga, sebelum berbondong-bondong menuju pantai untuk mandi laut.
Menurut salah satu warga, Rizal, tradisi ini awalnya hanya diikuti oleh masyarakat Dusun Becok. Namun seiring waktu, tradisi ini semakin dikenal dan diikuti oleh warga dari desa lain, bahkan luar daerah.
Seluruh lapisan masyarakat turut ambil bagian dalam tradisi tahunan ini, mulai dari anak-anak hingga lanjut usia. Mereka tampak antusias mandi di laut, sebagian berenang hingga ke tengah, sementara lainnya memandikan anak-anak di tepi pantai.
Kepala Dusun Gesikharjo, Sukardi, menjelaskan bahwa tradisi ini telah berlangsung turun-temurun sejak lama. Selain sebagai ajang kebersamaan, mandi laut dipercaya membawa manfaat kesehatan serta menjadi simbol tolak bala, dengan harapan diberikan keselamatan dan dapat kembali merayakan Lebaran Ketupat di tahun berikutnya.
Tradisi Dus-Dusan sendiri menjadi penutup rangkaian perayaan Idul Fitri yang dilaksanakan satu minggu setelah hari raya, sekaligus mempererat kebersamaan antarwarga.

