Bondowoso, metrotvjatim.com : Hujan deras dengan intensitas tinggi selama hampir empat jam mengguyur wilayah Bondowoso, menyebabkan debit air sungai meningkat drastis. Akibatnya, sejumlah jembatan di beberapa desa di Kecamatan Prajekan dan Klabang jebol diterjang banjir, sehingga akses antar desa terputus.
Derasnya arus sungai yang tidak mampu ditampung membuat sedikitnya tiga jembatan rusak parah dan terputus. Jembatan-jembatan tersebut merupakan jalur utama penghubung antar desa, sekaligus akses penting menuju pusat kota Bondowoso dan Situbondo.
Di antaranya Jembatan Bandilan dan Jembatan Tatum di Kecamatan Prajekan yang selama ini menjadi jalur vital bagi aktivitas warga, termasuk kegiatan ekonomi dan akses pendidikan. Selain itu, satu jembatan di Desa Klekean juga ikut terputus akibat terbawa arus banjir.
Akibat putusnya jembatan, warga terpaksa memutar jauh untuk mencapai desa tujuan. Kondisi ini turut menghambat aktivitas ekonomi, serta mobilitas warga dan pelajar.
Bupati Bondowoso, Abdul Hamid Wahid, langsung meninjau lokasi terdampak. Ia menyatakan pemerintah daerah akan segera membangun jembatan darurat sebagai solusi sementara, agar akses warga tidak terisolasi.
Dengan adanya pembangunan jembatan darurat, diharapkan aktivitas masyarakat, termasuk roda perekonomian dan kegiatan sekolah, dapat kembali berjalan meski dalam kondisi terbatas.

