Lamongan, metritvjatim.com : Seminggu menjelang Hari Raya Iduladha, aktivitas perdagangan di pasar hewan Kabupaten Lamongan meningkat drastis. Tidak hanya jumlah pedagang dan pembeli yang bertambah, harga jual sapi kurban juga mengalami kenaikan hingga 25 persen.
Kondisi tersebut terlihat di Pasar Hewan Tikung yang dipadati ratusan pedagang dan pembeli dari berbagai daerah. Volume hewan ternak yang masuk ke pasar meningkat cukup signifikan dibanding hari pasaran biasa.
Pengelola pasar menyebutkan peningkatan jumlah pedagang dan ternak yang masuk mencapai sekitar 20 persen atau bertambah hingga 100 ekor sapi dalam sehari.
Meningkatnya permintaan hewan kurban menjelang Iduladha membuat harga sapi ikut merangkak naik. Kondisi ini menjadi berkah tersendiri bagi pedagang musiman maupun peternak lokal.
Sejumlah pedagang mengaku kenaikan harga tahun ini terasa lebih baik dibanding tahun sebelumnya. Persentase kenaikan harga di tingkat pedagang bisa mencapai 25 persen per ekor, tergantung jenis dan bobot sapi.
Sapi yang sebelumnya dijual sekitar Rp20 juta per ekor, kini rata-rata dipasarkan dengan harga mencapai Rp25 juta per ekor.
Jenis sapi seperti limosin, pegon, dan simmental menjadi primadona yang paling banyak diburu pembeli karena memiliki postur besar dan kualitas daging yang baik untuk hewan kurban.
Puncak keramaian pasar diprediksi masih akan terus terjadi hingga dua hari menjelang Hari Raya Iduladha.

