metrotvjatim.commetrotvjatim.com
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Inovasi
  • Live metro tvLive metro tvLive metro tv
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
metrotvjatim.commetrotvjatim.com
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Inovasi
  • Live metro tv
Search
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Hankam
  • Inovasi
  • Video
  • Indeks
  • Link Terkait
    • Live metro tv
    • About
    • Contact Us
    • Privacy Policy
    • Terms And Condition
    • Cyber Media Guidelines
Follow US
© Copyright 2024. All Rights Reserved
LIVE TV
HEADLINE

Jelang Idul Adha, Perajin Tusuk Sate Kebanjiran Pesanan hingga Dua Kali Lipat

metrotv 19 Mei 2026
Share
2 Min Read
Jelang Idul adha, Perajin Tusuk Sate Kebanjiran Pesanan hingga Dua Kali Lipat
Menjelang Iduladha, jumlah pesanan tusuk sate meningkat tajam dibandingkan hari-hari normal.

Tulungagung, metrotvjatim.com : Menjelang perayaan Hari Raya Iduladha, perajin tusuk sate di Kabupaten Tulungagung kebanjiran pesanan hingga dua kali lipat dibanding hari biasa. Tingginya permintaan membuat para perajin kewalahan memenuhi pesanan pasar.

Salah satu perajin tusuk sate, Sukamto, warga Desa Moyoketen, Kecamatan Boyolangu, mengaku sudah menekuni usaha pembuatan tusuk sate selama 10 tahun terakhir.

Menjelang Iduladha, jumlah pesanan tusuk sate meningkat tajam dibandingkan hari-hari normal.

Dalam proses produksinya, Sukamto menggunakan mesin rakitan sendiri untuk mempermudah pekerjaan sekaligus menekan biaya produksi. Proses pembuatan tusuk sate dilakukan melalui delapan tahapan, mulai dari pemilahan bambu, pemotongan, penjemuran, hingga proses peruncingan dan pengemasan.

Baca Juga:  Titik Api Muncul Lagi di Gunung Butak

Menariknya, seluruh proses produksi masih dikerjakan sendiri tanpa bantuan tenaga kerja tambahan.

Dalam satu hari, Sukamto mampu memproduksi sekitar 20 ribu hingga 25 ribu tusuk sate. Namun jumlah tersebut masih belum mampu memenuhi tingginya permintaan pasar menjelang Iduladha.

Meski permintaan meningkat signifikan, harga jual tusuk sate tetap stabil, yakni Rp16 ribu untuk setiap 1.000 batang.

Selain pada momentum Iduladha, permintaan tusuk sate juga meningkat saat Idulfitri dan musim hajatan. Menurut Sukamto, tantangan terbesar dalam proses produksi adalah faktor cuaca. Proses penjemuran yang masih mengandalkan sinar matahari membuat produksi terhambat saat musim hujan, sehingga ia harus menggunakan oven sebagai solusi alternatif.

SHARE NOW
TAGGED: Jelang Idul Adha, Perajin Tusuk Sate, tulungagung
Ad imageAd image

LATEST ARTICLE

Zulhas Minta Pemda dan Swasta Gelar Pasar Murah Masif Hadapi Kemarau Panjang
4 Oktober 2026
Istri Anggota Polisi Surabaya Bobol ATM Teman
4 Oktober 2026
Kemenhub Tegur Keras, Pengangkatan KM Virgo Transport 8 Dilakukan Oktober ini
4 Oktober 2026
Dua Gol Telat Pastikan Kemenangan 2-0 Blacksteel FC Papua atas Unggul FC Malang
3 Oktober 2026
Cemburu Berujung Maut, Perempuan di Gresik Bunuh Tunangan lalu Telepon 110
3 Oktober 2026

MOST POPULAR

EKONOMI

Kopi Nusantara Ukopia Buka Ruang Belajar, Kembangkan Potensi Anak Muda

HEADLINE

Warga Kalipare Kesulitan Air Bersih, 5.000 Liter Air Bersih Disalurkan

NASIONAL

Tato Belati Jadi Tanda Korban KM Virgo Asal Jombang

HEADLINE

Bau Pabrik Ayam Paksa Siswa SMPN 4 Jombang Belajar Daring.

LAINNYA

Zulhas Minta Pemda dan Swasta Gelar Pasar Murah Masif Hadapi Kemarau Panjang

4 Oktober 2026

Istri Anggota Polisi Surabaya Bobol ATM Teman

4 Oktober 2026

Kemenhub Tegur Keras, Pengangkatan KM Virgo Transport 8 Dilakukan Oktober ini

4 Oktober 2026

Cemburu Berujung Maut, Perempuan di Gresik Bunuh Tunangan lalu Telepon 110

3 Oktober 2026
metrotvjatim.commetrotvjatim.com
Follow US
© Copyright 2024. All Rights Reserved
  • About
  • Contact Us
  • Terms And Condition
  • Privacy Policy
  • Cyber Media Guidelines
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?