metrotvjatim.commetrotvjatim.com
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Inovasi
  • Live metro tvLive metro tvLive metro tv
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
metrotvjatim.commetrotvjatim.com
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Inovasi
  • Live metro tv
Search
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Hankam
  • Inovasi
  • Video
  • Indeks
  • Link Terkait
    • Live metro tv
    • About
    • Contact Us
    • Privacy Policy
    • Terms And Condition
    • Cyber Media Guidelines
Follow US
© Copyright 2024. All Rights Reserved
LIVE TV
EKONOMI

Harga Kedelai dan Plastik Naik, Perajin Tempe di Tuban Kecilkan Ukuran Produk

Mahela Fitriani 21 Mei 2026
Share
1 Min Read
Harga Kedelai dan Plastik Naik, Perajin Tempe di Tuban Kecilkan Ukuran Produk
Kenaikan harga kedelai impor dan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat mulai berdampak pada pelaku usaha kecil

Tuban, metrotvjatim.com : Kenaikan harga kedelai impor dan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat mulai berdampak pada pelaku usaha kecil di Kabupaten Tuban. Para perajin tempe kini harus mencari cara agar usaha tetap berjalan tanpa kehilangan pelanggan.

Selain harga kedelai impor yang terus meningkat, biaya bahan pendukung produksi seperti plastik kemasan juga ikut mengalami kenaikan.

Kondisi tersebut dirasakan oleh Tri Mulyani, perajin tempe asal Kelurahan Sukolilo, Tuban. Perempuan yang telah menjalankan usaha tempe selama sekitar 20 tahun itu mengaku biaya produksi terus membengkak dalam beberapa waktu terakhir.

Baca Juga:  Seorang Wisatawan Tewas Tenggelam di Pantai Sine

Meski harga bahan baku naik, Tri memilih tidak menaikkan harga jual tempe karena khawatir pelanggan beralih ke pedagang lain. Sebagai solusi agar usaha tetap bertahan, ukuran tempe yang dijual terpaksa diperkecil.

Setiap hari, Tri bersama dua orang karyawannya mampu memproduksi sekitar 75 hingga 80 kilogram tempe. Hasil produksinya dipasarkan ke Pasar Baru Tuban dan sejumlah pelanggan tetap.

Proses pembuatan tempe membutuhkan waktu hingga tiga hari, mulai dari perebusan kedelai, perendaman semalaman, penggilingan, pencucian, hingga proses fermentasi sebelum siap dijual ke pasaran.

Baca Juga:  Pesta Miras di Ruang Terbuka saat Ramadan, Remaja di Tuban Dibubarkan Satpol PP

Di tengah tekanan kenaikan harga bahan baku, para perajin tempe berharap harga kedelai impor kembali stabil agar usaha kecil mereka tetap bisa bertahan.

SHARE NOW
TAGGED: Harga Kedelai, Perajin Tempe, Plastik, TUBAN
Ad imageAd image

LATEST ARTICLE

Hewan Kurban Terjangkit ORF di Sumenep Langsung Dikarantina
Hewan Kurban Terjangkit ORF di Sumenep Langsung Dikarantina
21 Mei 2026
Tak Kuat Menanjak, Truk Bermuatan Mesin Kombi Terbakar di Jalur Lamongan–Jombang
Tak Kuat Menanjak, Truk Bermuatan Mesin Kombi Terbakar di Jalur Lamongan–Jombang
21 Mei 2026
Banjir Rob Rendam Empat Desa Pesisir di Sedati Sidoarjo, Aktivitas Warga Lumpuh
Banjir Rob Rendam Empat Desa Pesisir di Sedati Sidoarjo, Aktivitas Warga Lumpuh
20 Mei 2026
Banjir Rendam Empat Kecamatan di Pasuruan, Jalur Pantura Terganggu
Banjir Rendam Empat Kecamatan di Pasuruan, Jalur Pantura Terganggu
20 Mei 2026
Kobarkan Api Perjuangan, PDIP Bojonegoro Kukuhkan Pengurus PAC Baru di 28 Kecamatan
19 Mei 2026

MOST POPULAR

HEADLINE

Kobarkan Api Perjuangan, PDIP Bojonegoro Kukuhkan Pengurus PAC Baru di 28 Kecamatan

HEADLINE

Presiden Resmikan Operasional KDKMP Serentak, 126 Titik di Gresik Siap Dioperasikan

HEADLINE

Presiden Prabowo Launching 1.061 KDKMP, 126 Titik di Gresik Siap Beroperasi

HEADLINE

Presiden Prabowo Akan Resmikan Museum Marsinah serta Panen Raya Jagung Nasional

LAINNYA

Hewan Kurban Terjangkit ORF di Sumenep Langsung Dikarantina

Hewan Kurban Terjangkit ORF di Sumenep Langsung Dikarantina

21 Mei 2026
Tak Kuat Menanjak, Truk Bermuatan Mesin Kombi Terbakar di Jalur Lamongan–Jombang

Tak Kuat Menanjak, Truk Bermuatan Mesin Kombi Terbakar di Jalur Lamongan–Jombang

21 Mei 2026
Banjir Rob Rendam Empat Desa Pesisir di Sedati Sidoarjo, Aktivitas Warga Lumpuh

Banjir Rob Rendam Empat Desa Pesisir di Sedati Sidoarjo, Aktivitas Warga Lumpuh

20 Mei 2026
Banjir Rendam Empat Kecamatan di Pasuruan, Jalur Pantura Terganggu

Banjir Rendam Empat Kecamatan di Pasuruan, Jalur Pantura Terganggu

20 Mei 2026
metrotvjatim.commetrotvjatim.com
Follow US
© Copyright 2024. All Rights Reserved
  • About
  • Contact Us
  • Terms And Condition
  • Privacy Policy
  • Cyber Media Guidelines
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?