
Surabaya, metrotvjatim.com : Persebaya Surabaya meraih tiga poin pertama di kandang setelah mengalahkan PSIM Yogyakarta dengan skor 1-0 pada laga lanjutan Super League 2026/2027 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Minggu, 13 September 2026.
Pertandingan yang disaksikan oleh 15 ribu Bonek dan Bonita ini berjalan sengit. Sejak peluit ditiup tanda pertandingan babak pertama dimulai, kedua tim silih berganti melakukan serangan, namun hingga turun minum kedudukan masih imbang 0-0.
Pada babak kedua tensi pertandingan masih tinggi, namun pada menit ke-49 PSIM harus bermain dengan 10 orang setelah Adrian Purzycki menerima kartu merah. Unggul jumlah pemain ini dimanfaatkan dengan baik oleh Persebaya dan pada menit ke-81 Alex Martin berhasil mencetak gol, 1-0 Persebaya unggul dan skor ini bertahan hingga pertandingan berakhir.

Hasil ini membuat Pelatih Persebaya Bernardo Tavares merasa senang, terlebih Fransisco Rivera dan kolega bermain di kandang.Menurut dia, Persebaya sebenarnya mampu menciptakan lebih banyak peluang dibandingkan PSIM. Namun, banyaknya peluang yang tercipta tidak mampu dikonversikan menjadi gol oleh anak asuhnya sehingga hal ini menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi.
“Kami menciptakan lebih banyak peluang, lebih banyak umpan silang, dan lebih banyak kesempatan menembak. Kami juga mendapat lebih banyak sepak pojok. Saya pikir ini pertandingan yang positif. Tentu saja, selalu ada hal-hal yang perlu kami tingkatkan. Namun, tiga poin adalah hal terpenting dalam pertandingan ini,” ujarnya.
Kemenangan tersebut sekaligus menjadi hasil penting bagi Persebaya setelah pada musim sebelumnya mereka kalah 0-1 dari PSIM di GBT.
“Musim lalu Persebaya kalah 0-1 di sini melawan mereka. Jadi hasil ini sangat bagus. Saya sangat senang dengan sikap para pemain kami dan saya sangat senang dengan perilaku para suporter kami,” jelasnya.
Pelatih berkebangsaan Portugal ini mengakui meskipun Bajul Ijo menang atas PSIM namun hal tersebut bukan berarti seluruh persoalan tim telah terselesaikan.
Sejumlah pemain masih dalam proses pemulihan kondisi, serta sejumlah pemain baru seperti Saddil Ramdani masih membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan rekan- rekannya dan strategi permainan.
“Kami sedang membangun tim ini secara bertahap. Saya melihat hal-hal positif, tetapi saya juga melihat hal-hal yang perlu kami benahi agar menjadi tim yang lebih baik,” kata Bernardo.

Sementara itu pemain Persebaya Jefferson Silva mengatakan, kemenangan tersebut merupakan buah dari kerja keras tim selama sepekan. “Saya pikir tim kami layak mendapatkannya. Selamat untuk tim kami karena sudah bekerja keras sepanjang minggu ini,” ucap Jefferson.
Jefferson menegaskan Persebaya harus mempertahankan agresivitas ketika tampil di kandang, termasuk memberikan tekanan kepada lawan sejak awal.”Bermain di kandang, kita harus selalu agresif, menekan tim lawan sepanjang waktu di area permainan mereka,” terangnya.”Saya juga sangat senang dengan assist pertama saya. Saya berharap bisa membantu tim lebih banyak lagi dengan assist-assist berikutnya,” pungkasnya. (Suy)

