Surabaya, Metrotvjatim.com- Kasus Influenza yang mengarah ke tipe A di sejumlah rumah sakit dan puskesmas di Kota Surabaya, mengalami peningkatan sejak bulan Agustus hingga September. Data dari Dinas Kesehatan Kota Surabaya menyebutkan, hingga akhir Agustus lalu tercatat sebanyak 40 ribu 539 kasus. Sementara pada bulan September ini jumlahnya sudah mencapai setengah dari bulan lalu.
Peningkatan kasus influenza dengan gejala mengarah pada influenza tipe A, salah satunya terlihat di Rumah Sakit Islam, Surabaya. Hingga bulan September ini, IGD Rumah Sakit Islam telah menerima sebanyak 73 pasien influenza.
Menurut Kepala IGD Rumah Sakit Islam Surabaya, dr. Fauziah Fitri, lonjakan tersebut terlihat sejak awal bulan September, sehingga seluruh tempat tidur perawatan di IGD terlihat penuh. Dalam sehari, IGD Rumah Sakit Islam menampung sebanyak 22 pasien dengan menyediakan tambahan 4 ekstra bed.
“Mayoritas pasien yang mengalami gejala influenza yang dirawat adalah anak-anak. Sebagian besar pasien yang datang ke rumah sakit, umumnya pasien influenza dengan gejala demam, pilek, batuk, hingga sesak nafas,” katanya, Selasa 22 September 2026.
Sementara itu, peningkatan kasus influenza ini diakui oleh Dinas Kesehatan Kota Surabaya. Peningkatan kasus yang mengarah ke influenza tipe A mencapai 10% sejak bulan Agustus lalu.
Berdasarkan laporan dari seluruh puskesmas dan rumah sakit di Surabaya, pada bulan Agustus 2026 tercatat ada 40 ribu 539 kasus influenza yang mengarah pada gejala influenza A. Sementara data pada bulan September ini, jumlahnya diperkirakam sudah mencapai separuh dari jumlah kasus bulan Agustus lalu.
Menanggapi peningkatan kasus influenza yang dinilai cepat menyebar ini, Dinkes Kota Surabaya menghimbau warga untuk mengenakan masker jika berada di keramaian. “Konsumsi vitamin untuk menjaga stamina tubuh. Dinas Kesehatan juga menyediakan vaksin influenza di seluruh puskesmas,” terang Kadinkes Kota Surabaya, Billy Daniel Mesakh.
Meski penyebaran influenza sangat cepat, namun, Dinas Kesehatan juga memastikan tingkat vatalitas influenza ini sangat rendah, tidak seperti kasus covid 19 yang menjadi pandemi beberapa tahun lalu. (Dosi)

