metrotvjatim.commetrotvjatim.com
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Inovasi
  • Live metro tvLive metro tvLive metro tv
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
metrotvjatim.commetrotvjatim.com
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Inovasi
  • Live metro tv
Search
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Hankam
  • Inovasi
  • Video
  • Indeks
  • Link Terkait
    • Live metro tv
    • About
    • Contact Us
    • Privacy Policy
    • Terms And Condition
    • Cyber Media Guidelines
Follow US
© Copyright 2024. All Rights Reserved
LIVE TV
HEADLINE

21 TKA Asal Tiongkok Dipulangkan usai Bentrok dengan Warga Lokal Morowali

metrotv 8 Oktober 2026
Share
3 Min Read
TKA Asal Tiongkok pelaku bentrokan dengan warga lokal di Morowali. (Foto: MI)

Morowali: Sebanyak 21 tenaga kerja asing (TKA) asal Tiongkok yang bekerja di PT Karyatama Konawe Utara (KKU) telah dipanggil ke negara asalnya setelah dievakuasi terkait kericuhan di kawasan PT Astima Konstruksi (Askon), Morowali, Sulawesi Tengah.

Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sulawesi Tengah menyampaikan perkembangan penanganan kejadian yang terjadi pada Sabtu, 3 Oktober 2026 tersebut. Direktur Reskrimum Polda Sulteng Kombes Suryono mengatakan pemulangan 21 TKA dilakukan pihak perusahaan pada Rabu, 7 Oktober 2026.

Suryono memastikan puluhan pekerja tersebut tidak terlibat dalam kericuhan. Mereka sebelumnya dievakuasi oleh Polres Morowali sebagai langkah pengamanan setelah situasi di lokasi memanas.

Sementara itu, penyidikan gabungan Ditreskrimum Polda Sulteng dan Polres Morowali masih melakukan pemeriksaan terhadap 53 TKA lainnya. Pemeriksaan dilakukan untuk mendalami keterlibatan serta fakta hukum dalam kejadian tersebut.

Baca Juga:  Polisi Pacitan Cabuli Tahanan Wanita Dipecat dari Polri

“Pemeriksaan terhadap 53 TKA terus berjalan untuk mendalami fakta hukum di lapangan,” ujar Suryono di Palu, Kamis, 8 Oktober 2026.

Satu TKA lainnya masih menjalani perawatan medis akibat luka yang dialami dalam kejadian tersebut. Kabidhumas Polda Sulteng Kombes Achmad Muhaimin mengimbau masyarakat tidak terprovokasi dan tetap menjaga ketenangan. Penanganan kasus diserahkan kepada kepolisian sesuai proses hukum yang berlaku.

Polda Sulteng memastikan penyelidikan terhadap kejadian tersebut dilakukan secara profesional untuk menjaga situasi keamanan dan keamanan di wilayah Sulawesi Tengah.

Baca Juga:  PJR Polda Jatim Turunkan Gatotkaca di Tol Nganjuk–Ngawi, Hentikan Bus dan Truk yang Nekat di Lajur Kanan

Sebelumnya, aparat keamanan mengevakuasi 75 pekerja asal China dari lokasi kejadian ke Markas Polda Sulteng. Evakuasi dilakukan setelah terjadinya bentrokan sebagai langkah untuk mengendalikan situasi.

Kapolres Morowali AKB Reza Khomeini sebelumnya mengatakan seluruh pekerja asal China tersebut dibawa ke Mako Polda Sulteng untuk menjalani pemeriksaan.

Benar sekali, kami telah mengevakuasi 75 (WNA) serta telah membawa WNA tersebut Ke Mako Polda Sulteng untuk dilakukan pemeriksaan, kata Kapolres Morowali AKB Reza Khomeini.

Personil gabungan juga ditempatkan di wilayah Morowali untuk mengantisipasi kemungkinan gangguan keamanan setelah bentrokan. Terkait jumlah korban, Reza menyampaikan terdapat empat orang yang mengalami luka dalam kejadian tersebut. Mereka terdiri dari tiga warga negara Indonesia (WNI) dan satu warga negara asing (WNA).

Baca Juga:  Sri Mulyani Beberkan Dampak Makan Siang Gratis ke Defisit APBN

“Berdasarkan data korban sementara sampai dengan hari Sabtu (3 Oktober) terdapat tiga orang WNI dan satu orang WNA yang mengalami luka-luka. Saat ini, satu orang WNA yang mengalami luka-luka sedang dirawat,” ungkap Reza.

Ketegangan di kawasan PT Askon sebelumnya diawali aksi unjuk rasa warga pada Jumat, 2 Oktober 2026. Polisi menduga miskomunikasi dalam aksi tersebut memicu eskalasi hingga terjadi bentrokan fisik. Penyelidikan kini masih mendalami rangkaian peristiwa tersebut, termasuk peran 53 TKA yang masih menjalani pemeriksaan.

SHARE NOW
TAGGED: 21 WNA Tiongkok, Bentrokan Warga dan TKA, Morowali
Ad imageAd image

LATEST ARTICLE

Sebanyak 8.100 Motor Ojol Dapat Layanan Servis Gratis Serentak di 350 SMK Jatim
8 Oktober 2026
Satlantas Polresta Sidoarjo Gagalkan Dugaan TPPO Anak di Bawah Umur
8 Oktober 2026
Dua Kasus Kematian Bayi di Kediri Terungkap, 4 Tersangka Ditangkap
8 Oktober 2026
Presiden Prabowo Resmikan 11 Proyek Hilirisasi di Halmahera
8 Oktober 2026
Presiden Prabowo ke Halmahera Resmikan Proyek Hilirisasi Rp180 Triliun
8 Oktober 2026

MOST POPULAR

HEADLINE

Santri Korban Kekerasan Seksual di Ponpes Pasuruan Jalani Pemeriksaan di Polda Jatim

HEADLINE

DLH Jombang Pastikan Izin PT JPN untuk Gudang, Bukan Produksi

HEADLINE

Rekam Jejak Irjen Dekananto Kapolda Jatim yang Baru

EKONOMI

Perajin Batik Berharap Pemkab Sidoarjo Beri Dukungan Nyata Lewat Kebijakan

LAINNYA

Satlantas Polresta Sidoarjo Gagalkan Dugaan TPPO Anak di Bawah Umur

8 Oktober 2026

Dua Kasus Kematian Bayi di Kediri Terungkap, 4 Tersangka Ditangkap

8 Oktober 2026

Presiden Prabowo Resmikan 11 Proyek Hilirisasi di Halmahera

8 Oktober 2026

Presiden Prabowo ke Halmahera Resmikan Proyek Hilirisasi Rp180 Triliun

8 Oktober 2026
metrotvjatim.commetrotvjatim.com
Follow US
© Copyright 2024. All Rights Reserved
  • About
  • Contact Us
  • Terms And Condition
  • Privacy Policy
  • Cyber Media Guidelines
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?