Sidoarjo, Metrotvjatim.com- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo terus menuntaskan pengerjaan proyek strategis jalan frontage road guna mengurai kemacetan lalu lintas dari wilayah Waru hingga Buduran. Terbaru, sebuah bangunan permanen bekas rumah dinas milik PT KAI di kawasan Buduran dibongkar menggunakan alat berat ekskavator pada Kamis (15/10) pagi.
Langkah ini diambil sebagai bentuk percepatan pengerjaan fisik agar target penuntasan sisa lahan di sepanjang jalur pendamping tersebut dapat diselesaikan secara berahap hingga akhir tahun 2026.
Bupati Sidoarjo Subandi menyampaikan, Pemkab Sidoarjo berkomitmen penuh untuk menyelesaikan seluruh pekerjaan rumah (PR) pembangunan yang masih tersisa di sepanjang koridor utama tersebut.
”Pengerjaan proyek frontage road ini terus kita dorong agar sisa-sisa titik pembangunan bisa segera tersambung. Harapan kita, pada tahun 2027 mendatang, seluruh penanganan frontage road dari Waru sampai Buduran sudah tuntas total dan siap difungsikan secara maksimal oleh masyarakat,” ujar Subandi di lokasi pembongkaran.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBMSDA) Kabupaten Sidoarjo, M Makhmud, menjelaskan bahwa secara keseluruhan progres pembebasan lahan kini hanya menyisakan tiga titik krusial.
”Saat ini pembebasan lahan dari Waru hingga Buduran tinggal menyisakan tiga lokasi utama, yaitu area lahan pemakaman di Kedungrejo, kawasan masjid, serta titik di sekitar Stasiun Waru,” jelas Makhmud.
Pihak pelaksana proyek, Ramadhan, menambahkan bahwa alat berat disiagakan di lapangan guna memastikan pembersihan material sisa pembongkaran berjalan cepat tanpa mengganggu arus lalu lintas di sekitar lokasi.
Dengan terus dipercepatnya pembongkaran dan penataan lahan ini, jalur frontage road diharapkan dapat menjadi solusi jangka panjang dalam mengurai kepadatan kendaraan di jalur utama Sidoarjo–Surabaya. (HS)

