Pasuruan, Metrotvjatim.com- Ditangan Laily Rohmatin, seorang ibu rumah tangga asal RT 1 RW 1 Dusun Sarirejo, Desa Arjosari, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan, minyak jelantah (minyak bekas dipakai dan berwarna cokelat keruh) yang biasanya dibuang karena sudah tidak berguna lagi, berhasil disulap menjadi lilin aromaterapi ramah lingkungan atau Eco Candle.
Saat ditemui di rumahnya, Minggu 8 November 2026, Laily menceritakan awal mula dirinya tertarik untuk menciptakan lilin aromaterapi Eco Candle.
“Awal ketertarikan untuk membuat Eco Candle muncul saat saya menjadi anggota Bank Sampah Sari Asri. Dari puluhan macam sampah yang dikelola, saya berfikir bagaimana caranya bisa merubah minyak jelantah menjadi sebuah produk yang cantik dan menarik. Kemudian saya mencoba praktek membuat lilin aromaterapi dan selama hampir 6 bulan mencoba selalu ada kekurangan, hingga akhirnya pada bulan ketujuh, berhasil membuat lilin aromaterapi seperti yang saat ini saya produksi,” ungkap Laily.
Untuk bisa membuat Eco Candle, Laily mengaku belajar otodidak alias belajar sendiri melalui youtube maupun tiktok, dan semua Eco Candle yang dibuat mengusung konsep substainibility (keberlanjutan) dan eco friendly (ramah lingkungan).
“Wadah untuk lilin terbuat dari ukiran kayu kecil berbentuk seperti mangkuk yang dipesan dari pengrajin di desa, kemudian toping yang dipasang di atas lilin, menggunakan rempah-rempah seperti kayu manis, cengkeh, dan daun pokak (takokak). Dan untuk bungkus kita gunakan besek (wadah yang dibuat dari anyaman bambu) yang juga dipesan dari pengrajin di desa,” imbuhnya.

Saat ini, Eco Candle hasil produksi Laily Rohmatin sudah banyak dipesan oleh beberapa perusahaan seperti PT Pertamina dan juga ada pesanan dari Istri Bupati Pasuruan yang juga Ketua Dekranasda Kabupaten Pasuruan yang nantinya digunakan sebagai oleh-oleh pada kegiatan HUT PKK Kabupaten Pasuruan.
“Untuk PT Pertamina beberapa hari yang lalu ada pesanan sebanyak 100 buah, dan saat ini sedang mengerjakan pesanan dari Istri Bupati Pasuruan sebanyak 500 buah Eco Candle,” ujar Laily.
Untuk pemesanan produk Eco Candle, Laily Rohmatin memanfaatkan beberapa platform seperti Shopee dan Tokopedia dengan nama Bank Sampah Sari Asri dan juga bisa secara offline. Dan untuk menarik pelanggan, Laily juga menerima pesanan berupa hampers Eco Candle sesuai dengan pesanan dari pelanggan.
“Untuk harga Eco Candle, mulai dari harga Rp 45.000 hingga Rp 55.000 rupiah sesuai dengan ukuran lilin. Dan ada harga khusus untuk pembelian produk Eco Candle dalam jumlah banyak,” pungkasnya. (Anam)

