Ngawi, Metrotvjatim.com- Sebuah bus parawisata Chandra Trans menabrak truk tronton di Jalan Tol Ngawi-Solo, mengakibatkan 3 orang penumpang tewas dan 19 orang lainnya luka-luka.
Kejadian laka lantas tersebut terjadi di Jalan Tol Ngawi-Solo, tepatnya di KM 151 yang berada di Desa Kedungharjo, Kecamatan Mantingan, Kabupaten Ngawi, pada Minggu pagi 18 Oktober 2026, melibatkan bus parawisata Chandra Jaya Trans nopol S 7573 UA, dengan truk tronton muatan triplek nopol B 9192 WT.
Akibat kejadian tersebut 3 orang tewas dan 19 orang lainnya luka-luka. Ketiga korban tewas diketahui bernama Muhammad Iskak (39 th) penumpang bus warga Sumolawang Mojokerto, Yoseph Rianto (24 th), kernet truk tronton warga Kabupaten Sikka, dan Alfred (26 th) penumpang truk tronton warga Flores.
Jasad korban tewas langsung dibawa petugas ke kamar jenazah RSUD Soeroto Ngawi untuk divisum. Sedangkan 19 korban luka-luka dilarikan ke Rumah Sakit Widodo Ngawi dan Rumah Sakit Islam At-Tin Husada untuk mendapatkan perawatan intensif.
Menurut saksi mata, kecelakaan bermula saat bus parawisata yang dikendarai Eko Wahyudi, warga Gresik, melaju kencang dari arah Mojokerto menuju Yogyakarta. Saat di lokasi kejadian bus yang dikendarainya langsung menabrak bagian belakang truk tronton yang dikendarai Yuventius, warga Kabupaten Toraja, yang saat itu sedang berhenti di bahu kiri jalan tol karena pecah ban.
Salah satu penumpang bus parawisata yang menjadi korban kecelakaan, Iptariah Rhodatul Sa’adah, mengatakan akibat kecelakan tersebut dirinya mengalami luka di bagian kepala, tangan dan kaki. “Saat itu saya sedang tidur di dalam bus perjalanan dari Mojokerto ke Yogyakarta hendak berlibur bersama rombongan karyawan pabrik sepatu. Saat bangun, saya melihat bus sudah menabrak bagian truk,”. Ujarnya.
Saat ini, Unit Gakkum Satlantas Polres Ngawi masih memeriksa saksi-saksi untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan maut tersebut. (Rizal)

