Surabaya, metrotvjatim.com. Pada pekan ke-17 laga lanjutan Super League 2025/2026, Persebaya Surabaya akan menjamu tamunya Malut United yang pertandingannya akan digelar di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya pada Sabtu (10/1/2026) sore.
Bagi Bernardo Tavares, laga ini merupakan debut bagi dirinya yang baru bergabung dengan Persebaya Surabaya menjadi juru taktik Bruno Moreira dan kawan-kawan.
Pelatih berpaspor Portugal tersebut menilai, laga ini akan berjalan sulit, mengingat Malut United salah satu tim yang berisikan pemain-pemain yang bagus, selain itu Malut United juga menjadi salah satu tim yang banyak mencetak gol dan jarang mengalami kekalahan.
Meskipun tidak mempunyai banyak waktu untuk menyiapkan tim, namun dirinya optimis karena anak asuhnya dalam kondisi yang bagus usai meraih kemenangan beruntun pada dua laga terakhir.
“Ya, ini akan menjadi pertandingan pertama saya sebagai pelatih kepala Persebaya. Sayangnya, kita tidak memiliki banyak waktu untuk bekerja, tapi tim datang dari momen yang baik, dua kemenangan”, ujarnya.
“Kita tahu bahwa besok melawan Malut, itu akan menjadi pertandingan yang sulit karena Malut adalah salah satu tim yang mengeluarkan banyak uang dan mendapatkan pemain yang baik dengan pengalaman untuk mencoba menjadi juara”, imbuhnya.
Selain menyiapkan strategi, pelatih 41 tahun ini juga berharap pertandingan melawan Malut United ini mendapatkan dukungan penuh dari suporter Persebaya Surabaya, Bonek.
“Saya harap para pendukung kami, Bonek, Bonita, datang dan tunjukkan antusiasme yang sudah kalian tunjukkan kepada saya ketika saya menjadi pelatih lawan. Datang dan bantu para pemain. Karena bagi para pemain ini tidak akan mudah. Pelatih baru, ide-ide baru, melawan tim yang kuat”, ucapnya.
“Akan sangat berbeda jika para pendukung datang dengan antusiasme. Antusiasme ini menular ke para pemain, agar pemain merasa bahwa, oke, saya bisa mengambil risiko. Jika saya kehilangan bola, para pendukung akan datang untuk mendukung saya. Karena itu sangat berbeda. Jika pemain merasa tidak nyaman, dia tidak akan mengambil risiko”, pungkasnya.***

