Surabaya, metrotvjatim.com : Untuk mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2026, PT PLN (Persero) wilayah Jawa Timur menyiagakan 297 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar di 158 lokasi, terutama di jalur utama mudik di Jawa Timur. Selain itu, PLN juga menyiapkan layanan SPKLU mobile untuk membantu kendaraan listrik yang mengalami kendala di perjalanan.
Hal tersebut disampaikan Direktur Retail dan Niaga PT PLN (Persero), Adi Priyanto, saat melakukan peninjauan dan pengecekan kondisi SPKLU di koridor Surabaya hingga Denpasar. Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan infrastruktur pengisian daya bagi pemudik yang menggunakan kendaraan listrik pada musim mudik tahun ini.
Secara nasional, PLN telah menyiagakan ribuan unit fasilitas pengisian daya dengan berbagai tipe, mulai dari pengisian standar hingga ultra fast charging.
Khusus di jalur mudik Sumatera, Jawa, dan Bali, terdapat 1.681 unit SPKLU yang tersebar di sekitar seribu lokasi strategis. Fasilitas tersebut juga didukung ribuan petugas yang bersiaga selama 24 jam untuk melayani masyarakat.
Selain itu, PLN juga memperpendek jarak antar-SPKLU di jalur Trans Jawa menjadi sekitar 150 hingga 200 kilometer. Langkah ini dilakukan agar pemudik yang menggunakan kendaraan listrik yang jumlahnya terus meningkat tidak khawatir kehabisan daya di tengah perjalanan.
Sementara itu, General Manager PLN UID Jawa Timur, Ahmad Mustaqir, menyampaikan bahwa secara khusus di wilayah Jawa Timur terdapat 297 unit SPKLU di 158 lokasi, termasuk di jalur tol utama baik arah A maupun B yang telah dilengkapi fasilitas pengisian kendaraan listrik.
Berdasarkan data PLN, transaksi pengisian daya kendaraan listrik pada periode Januari hingga Februari tahun ini meningkat hingga 277 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Hal ini menunjukkan penggunaan kendaraan listrik di wilayah Jawa Timur mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

