metrotvjatim.commetrotvjatim.com
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Inovasi
  • Live metro tvLive metro tvLive metro tv
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
metrotvjatim.commetrotvjatim.com
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Inovasi
  • Live metro tv
Search
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Hankam
  • Inovasi
  • Video
  • Indeks
  • Link Terkait
    • Live metro tv
    • About
    • Contact Us
    • Privacy Policy
    • Terms And Condition
    • Cyber Media Guidelines
Follow US
© Copyright 2024. All Rights Reserved
LIVE TV
HEADLINE

Gus Kikin Siap Hidupkan Kembali Qanun Asasi NU

metrotv 29 Agustus 2026
Share
3 Min Read
KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) memberikan keterangan pers di Jombang

Jombang, Metrotvjatim.com- Salah satu calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) pada Muktamar ke-35 NU yakni KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) memiliki sejumlah gagasan jika terpilih dan dipercaya memimpin organisasi terbesar di Indonesia.

Salah satu gagasan yang akan diterapkan oleh Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng tersebut ialah penguatan ekonomi bagi semua warga nahdliyin.

Cicit KH Hasyim Asy’ari itu mengatakan dirinya tidak mencalonkan diri tetapi dicalonkan oleh PWNU Jawa Timur untuk maju sebagai calon Ketua Umum PBNU.

“Jadi ini kita memang persiapkan dirinya itu bukan untuk pemilihan seperti ini tetapi kita memang sehari-hari menjalankan kegiatan-kegiatan di NU itu memang sebaik-baiknya. Ini ya karena saya sudah terbiasa kita bersilaturahmi dengan yang lain dan kita menjalin hubungan-hubungan dengan semuanya dan mereka pada saat dengar saya mencalonkan diri, saya sebetulnya bukan mencalonkan diri saya dicalonkan oleh PWNU Jawa Timur dan mereka itu menyambut dengan baik,”

Baca Juga:  Kebakaran Gudang Kayu di Permukiman Padat Sidoarjo

Gus Kikin menambahkan, untuk menghidupkan kembali rujukan yang digunakan NU pada masa awal berdirinya. Ia menyebut telah ditemukan kembali dokumen Qanun Asasi, asas awal NU yang disusun para pendiri, dan sekitar tiga tahun lalu telah diterbitkan dalam bentuk buku.

Dokumen yang dahulu disusun oleh KH Hasyim Asy’ari dan dapat menjadi salah satu rujukan dalam menjalankan berbagai kegiatan NU ke depan.

“Itu dulu digunakan NU di awal kelahiran NU sampai kemudian NU menjadi partai politik tahun 1952 dan itu kemudian tidak digunakan. Tiga tahun yang lalu itu kita temukan kembali dukungan itu dan sekarang sudah kita cetak, sudah jadi buku, nah itu yang saya tawarkan NU itu seyogyanya menggunakan rujukan-rujukan itu lagi nanti kita menggunakan itu supaya NU itu kembali seperti dulu awal digunakan,” ungkapnya.

Baca Juga:  Kepala Daerah dari PDIP Sementara Dikumpulkan di Yogyakarta

Menurut Gus Kikin, untuk gagasan penguatan ekonomi yang dapat dikembangkan secara lebih optimal. Menurutnya, kekuatan tersebut bisa menjadi pasar besar apabila ditata dan dikelola dengan baik.

“Ekonomi itu tidak lepas, semua ekonomi berbasis pasar. Nah, pasarnya NU itu dengan jumlah warganya yang begitu besar. Itu sebenarnya akan menjadi pasar ekonomi,” tuturnya.

Menurutnya, potensi tersebut tidak hanya menyangkut sektor ekonomi konvensional. Perkembangan ekonomi digital juga dapat menjadi bagian dari strategi untuk memperkuat kemandirian ekonomi warga NU.

Baca Juga:  Korupsi Kereta Cepat, Sejumlah Oknum Diduga Terlibat Pengadaan Tanah

“Ekonomi digital ikut, tinggal caranya saja. Yang terang, warganya yang jumlahnya banyak ini kalau ditata ekonominya kan menjadi menarik,” terangnya.

Saat ditanya soal siapa yang pantas dijadikan Rais Aam PBNU, Gus Kikin enggan menjawab banyak. Namun, ia membeberkan fakta Rais Aam dahulu yang memiliki keilmuan dan amalan.

“Rais Aam kalau yang jaman dulu memang dari sisi keilmuannya, keilmuannya yang mumpuni kemudian memang yang terbaik itu namanya ulama itu adalah yang menjaga keilmuannya jadi amalan-amalannya atau semua kegiatannya itu berbasis dari keilmuannya itu,” pungkasnya.

SHARE NOW
Ad imageAd image

LATEST ARTICLE

Gunung Arjuno-Welirang Terbakar Seluas 50 hektar
17 Oktober 2026
Bantu Pencarian Korban KM Feronia, TNI AL Kerahkan KRI Pulau Fani-731, Penyelam Dan Pesawat Udara CN 235-220.
17 Oktober 2026
Info dari BMKG, Asap Karhutla Tiba di Jakarta dan Jabar
16 Oktober 2026
Penggelapan 185 Ton Gula Terungkap, Kerugian dari 3 Pabrik Sebesar Rp3 Miliar
16 Oktober 2026
Kunjungi Kawasan JIIPE Gresik, Menperin Dorong SDM Lokal Siap Kerja
16 Oktober 2026

MOST POPULAR

PENDIDIKAN

UMM Jadi Tuan Rumah iLeague BRI Goes to Campus, Olah Ragam Profesi Dibidang Sepakbola

HEADLINE

Ratusan Warga Blitar Demo Greenfields, Limbah Menyengat Cemari Sungai dan Lahan

HEADLINE

Bayi Perempuan Baru Lahir Ditemukan Tergeletak Tanpa Busana di Desa Ngaglik Blitar

PENDIDIKAN

SD Antawirya Sidoarjo Pecahkan Rekor MURI Penulisan Aksara Jawa di Kain 600 Meter

LAINNYA

Gunung Arjuno-Welirang Terbakar Seluas 50 hektar

17 Oktober 2026

Bantu Pencarian Korban KM Feronia, TNI AL Kerahkan KRI Pulau Fani-731, Penyelam Dan Pesawat Udara CN 235-220.

17 Oktober 2026

Info dari BMKG, Asap Karhutla Tiba di Jakarta dan Jabar

16 Oktober 2026

Kunjungi Kawasan JIIPE Gresik, Menperin Dorong SDM Lokal Siap Kerja

16 Oktober 2026
metrotvjatim.commetrotvjatim.com
Follow US
© Copyright 2024. All Rights Reserved
  • About
  • Contact Us
  • Terms And Condition
  • Privacy Policy
  • Cyber Media Guidelines
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?