Trenggalek, metrotvjatim.com : Kasus penyakit mulut dan kuku atau PMK kembali merebak di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur. Untuk mengantisipasi dampak buruk penyebaran PMK, Dinas Peternakan dan Perikanan setempat menggelar vaksinasi massal terhadap hewan ternak sapi dan kambing.
Di Trenggalek, Jawa Timur, selama periode Desember 2025 hingga Januari 2026, tercatat sebanyak 29 ekor sapi dan kambing terpapar penyakit mulut dan kuku. Dari puluhan kasus tersebut, satu ekor ternak dilaporkan mati.
Untuk mencegah meluasnya wabah PMK, Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Trenggalek melaksanakan vaksinasi massal terhadap sekitar 12 ribu ekor sapi, kerbau, dan kambing.
Proses vaksinasi dilakukan dengan sistem jemput bola, yakni petugas mendatangi langsung kandang ternak milik warga. Program vaksinasi gratis tahap ini direncanakan berlangsung selama 40 hari ke depan, dan akan kembali dilanjutkan pada bulan Maret mendatang.
Meski digelar secara gratis, program vaksinasi massal ini masih menemui kendala di lapangan. Sejumlah peternak diketahui menolak ternaknya untuk divaksin. Padahal, pemberian vaksin sangat penting untuk meningkatkan kekebalan hewan ternak terhadap serangan penyakit mulut dan kuku.
Dinas Peternakan dan Perikanan Trenggalek pun mengimbau para peternak agar rutin menjaga kebersihan kandang serta kesehatan hewan ternak, sehingga potensi penyebaran penyakit mulut dan kuku dapat ditekan secara maksimal.

