Sidoarjo, metrotvjatim.com : Sebuah perahu bermuatan soundsystem horeg yang akan mengikuti tradisi nyadran terguling dan pecah di Sungai Desa Balongdowo, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo. Selain perahu yang tenggelam, sejumlah perahu lain bermuatan soundsystem horeg juga sempat kandas, meski akhirnya tetap dapat melanjutkan perjalanan menuju muara laut.
Seperti inilah detik-detik perahu yang mengangkut soundsystem horeg tiba-tiba miring dan akhirnya terguling. Peristiwa ini terjadi di Sungai Desa Balongdowo, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo, saat perahu tengah bersiap mengikuti tradisi nyadran.
Diduga perahu mengalami kelebihan muatan hingga mencapai satu ton, sehingga kehilangan keseimbangan, pecah, dan akhirnya tenggelam. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun kerugian materi ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Selain perahu yang tenggelam, sejumlah perahu lainnya juga mengalami kandas saat berangkat menuju muara laut. Perahu-perahu tersebut juga membawa soundsystem horeg, namun setelah mendapat bantuan, akhirnya dapat melanjutkan perjalanan.
Tradisi nyadran merupakan kegiatan rutin tahunan yang digelar oleh nelayan Desa Balongdowo sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Tradisi ini dilakukan dengan arak-arakan perahu nelayan yang membawa sesajen untuk dilarung ke laut.
Di belakang arak-arakan perahu nelayan, tampak perahu yang mengangkut warga serta tumpeng, kemudian diikuti belasan perahu bermuatan soundsystem horeg. Peralatan soundsystem tersebut sengaja dibawa untuk memeriahkan jalannya tradisi nyadran.

