Kabupaten Blitar, Metrotvjatim.com – Ratusan warga Kabupaten Blitar, menggelar aksi demonstrasi ke lokasi PT Greenfields Indonesia pada Selasa pagi. Aksi ini dipicu keluhan warga terkait limbah yang diduga berasal dari aktivitas perusahaan yang dinilai mencemari lingkungan, mengeluarkan bau menyengat, dan merugikan warga sekitar.
Dalam aksinya, warga menuntut pihak Greenfields Indonesia segera melakukan penanganan serius dan konkret terhadap persoalan limbah yang selama ini menjadi polemik di tengah masyarakat. Warga merasa sangat dirugikan, baik dari segi kesehatan maupun kerusakan lahan pertanian yang menyebabkan gagal panen.
Aldila Ferdiansah, salah satu warga yang ikut dalam aksi tersebut, menyampaikan keluhannya dengan penuh kekhawatiran.
“Saat ini air sungai sangat berbau kotoran sapi. Selain itu juga air sumur berbau dan sangat tidak layak untuk diminum,” ujar Aldila di lokasi aksi.
Kekhawatiran warga semakin besar menyambut datangnya musim hujan. Pasalnya, dikhawatirkan limbah akan semakin meluas terbawa arus air hujan, mencemari sungai hingga ke mata air yang menjadi sumber konsumsi warga sehari-hari.
“Sangat meresahkan terkait limbah kotoran sapi ini. Di musim kemarau saat ini saja baunya sudah sangat menyengat. Apalagi jika musim hujan tiba, limbahnya akan turun ke sungai dan masuk ke lahan warga,” tambahnya.
Warga berharap pihak perusahaan segera merespons tuntutan mereka dan tidak sekadar berjanji, tetapi benar-benar memperbaiki sistem pengelolaan limbah agar tidak lagi mencemari lingkungan dan meresahkan masyarakat. Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak PT Greenfields Indonesia terkait aksi demonstrasi warga tersebut. (Aga)

