metrotvjatim.commetrotvjatim.com
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Inovasi
  • Live metro tvLive metro tvLive metro tv
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
metrotvjatim.commetrotvjatim.com
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Inovasi
  • Live metro tv
Search
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Hankam
  • Inovasi
  • Video
  • Indeks
  • Link Terkait
    • Live metro tv
    • About
    • Contact Us
    • Privacy Policy
    • Terms And Condition
    • Cyber Media Guidelines
Follow US
© Copyright 2024. All Rights Reserved
LIVE TV
HEADLINE

Riset JATAM: Proyek CCUS Sukowati Bojonegoro Perpanjang Risiko Industri Migas

metrotv 12 Oktober 2026
Share
3 Min Read
Aktifitas petani di dekat lapangan migas blok Sukowati. (Foto: Metrotvjatim.com/Byu)

Bojonegoro, Metrotvjatim.com- Rencana pengembangan teknologi Carbon Capture, Utilization and Storage (CCUS) di Lapangan Migas Sukowati, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, dinilai berpotensi memperpanjang risiko industri migas bagi masyarakat sekitar.

Temuan itu disampaikan dalam riset Jaringan Advokasi Tambang (JATAM) yang dirilis belum lama ini. JATAM menyebut proyek CCUS yang dipromosikan sebagai bagian dari agenda dekarbonisasi justru berpotensi memperpanjang umur industri migas dan menambah beban risiko yang selama ini ditanggung warga.

Lapangan Sukowati merupakan salah satu proyek CCUS yang saat ini masuk tahap pengembangan di Indonesia. Teknologi ini dikembangkan dengan skema CO2-Enhanced Oil Recovery (CO2-EOR), yakni penyuntikan karbon dioksida ke dalam reservoir untuk mendorong keluarnya sisa minyak.

Baca Juga:  Ratusan Massa Partai NasDem Bojonegoro Gelar Aksi Damai Tuntut Media Profesional

Dengan skema tersebut, fungsi CCUS di Sukowati tidak lepas dari target peningkatan produksi dan perpanjangan masa operasi lapangan migas yang telah menua.

JATAM mencatat, sejak 2006 hingga 2025 di sekitar lapangan Sukowati telah terjadi berulang kali insiden kebocoran gas hidrogen sulfida (H2S), ledakan sumur, kebakaran, hingga semburan lumpur. Insiden tersebut menimbulkan gangguan kesehatan seperti mual, pusing, sesak napas, hingga warga harus mengungsi.

Riset juga menemukan penurunan kualitas lingkungan di sekitar area operasi. Hasil pengujian kualitas air di sekitar Pad-B menunjukkan nilai Total Dissolved Solids (TDS) mencapai 740 ppm, dan pada kran air warga sekitar 616 ppm. Angka itu melampaui baku mutu air minum sebesar 500 ppm sesuai Permenkes Nomor 2 Tahun 2023.

Baca Juga:  Anggota DPR RI Fraksi Nasdem, Dorong BI dan Peruri Kembangkan Mesin Pencetak Uang Karya Anak Bangsa

Selain air, pemantauan kualitas udara juga menemukan keberadaan karbon monoksida (CO) di sejumlah titik operasi.

Aspek lain yang disoroti adalah minimnya keterbukaan informasi. Warga dan pemerintah desa di sekitar lokasi mengaku tidak pernah mendapat penjelasan memadai mengenai cara kerja CCUS, risiko yang mungkin muncul, serta prosedur tanggap darurat jika terjadi kegagalan sistem.

JATAM menilai kondisi itu membuat masyarakat menjadi pihak yang menanggung risiko tanpa memiliki akses informasi yang cukup untuk melakukan pengawasan.

Atas temuan tersebut, JATAM meminta Pemerintah, SKK Migas, dan Pertamina menghentikan penggunaan narasi dekarbonisasi untuk membenarkan proyek CCUS di Blok Sukowati.

Baca Juga:  Helikopter BNPB Terbang 15 Jam Semai Garam Bikin Hujan Buatan di Jambi

“CCUS tidak dapat dipandang semata sebagai teknologi pengurangan emisi. Di Sukowati, teknologi ini dijalankan di atas wilayah yang telah lama menanggung dampak sosial, kesehatan, dan lingkungan akibat operasi migas,” tulis JATAM dalam siaran persnya.

JATAM menegaskan, upaya menghadapi krisis iklim tidak dapat ditempuh melalui solusi yang mempertahankan ekstraksi minyak dan gas, melainkan harus melalui pengurangan ketergantungan terhadap energi fosil dan perlindungan ruang hidup masyarakat. (Byu)

SHARE NOW
TAGGED: bojonegoro, Jatam, Migas
Ad imageAd image

LATEST ARTICLE

UMM Jadi Tuan Rumah iLeague BRI Goes to Campus, Olah Ragam Profesi Dibidang Sepakbola
12 Oktober 2026
Pemkot Surabaya Siapkan Website Porprov Jatim 2027, Tampilkan Jadwal Pertandingan hingga Akomodasi dan Wisata
12 Oktober 2026
Pimpin Upacara Hari Jadi ke-81 Jatim di Grahadi, Gubernur Khofifah Sampaikan  Keberhasilan Nawa Bhakti Satya
12 Oktober 2026
Bulog Pastikan Stok Beras Aman Hingga Juli 2027 di Tengah Ancaman El Nino
12 Oktober 2026
Daftar Harga BBM Nonsubsidi di Pertamina, Shell, BP, dan Vivo per 12 Oktober 2026
12 Oktober 2026

MOST POPULAR

HEADLINE

WN Jepang Overstay Dideportasi, Terungkap saat Perpanjang Izin

HEADLINE

Polres Malang Salurkan 35 Ribu Liter Air Bersih Disejumlah Titik Wilayah Kekeringan

HEADLINE

Hari Kesehatan Dunia, IJTI Malang Raya Gandeng Pemkot Malang gelar Pound With View Vol.2

HEADLINE

Santri Korban Kekerasan Seksual di Ponpes Pasuruan Jalani Pemeriksaan di Polda Jatim

LAINNYA

Bulog Pastikan Stok Beras Aman Hingga Juli 2027 di Tengah Ancaman El Nino

12 Oktober 2026

Gempa M4,1 Guncang Laut Blitar, Terasa hingga Malang dan Trenggalek

12 Oktober 2026

Lahan Dekat IKN Kebakaran, Asap Tebal Selimuti Jalan Raya

12 Oktober 2026

Timnas Putri Indonesia Lolos Piala Asia U17, PSSI Ingatkan Jangan Berpuas Diri

12 Oktober 2026
metrotvjatim.commetrotvjatim.com
Follow US
© Copyright 2024. All Rights Reserved
  • About
  • Contact Us
  • Terms And Condition
  • Privacy Policy
  • Cyber Media Guidelines
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?