metrotvjatim.commetrotvjatim.com
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Inovasi
  • Live metro tvLive metro tvLive metro tv
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
metrotvjatim.commetrotvjatim.com
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Inovasi
  • Live metro tv
Search
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Hankam
  • Inovasi
  • Video
  • Indeks
  • Link Terkait
    • Live metro tv
    • About
    • Contact Us
    • Privacy Policy
    • Terms And Condition
    • Cyber Media Guidelines
Follow US
© Copyright 2024. All Rights Reserved
LIVE TV
NASIONAL

Sebanyak 10.070 KDMP Resmi Beroperasi Serentak di Seluruh Indonesia

metrotv 15 Oktober 2026
Share
3 Min Read

Sidoarjo, Metrotvjatim.com- Sebanyak 10.070 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) resmi beroperasi secara serentak di seluruh Indonesia pada Kamis (15/10). Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), meninjau langsung kesiapan dan operasional salah satu unitnya, yakni KDMP Desa Tambakrejo Kecamatan Waru, Sidoarjo, Jawa Timur.

​Pengoperasian massal ini merupakan langkah strategis pemerintah bersama kementerian, lembaga, dan BUMN untuk memangkas rantai distribusi serta memperkuat perekonomian berbasis desa. Ikut serta dalam rombongan Zulhas adalah Menteri Koperasi Ferry Juliantono, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Dirut Agrinas Joao Angelo De Sousa Mota, Direktur PT Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi dan Kepala Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani.

​”Ini sesuatu yang baru kita mulai. Tidak akan langsung sempurna, tapi arahnya jelas. Tujuannya ekonomi tumbuh dari desa, pelayanan lebih cepat, dan rantai distribusi dipangkas,” ujar Zulhas di sela-sela peninjauannya di Sidoarjo, Kamis.

Baca Juga:  Gibran Sebut Susunan Kabinet Mulai Dibahas

​Menurut Zulhas, kehadiran KDMP difungsikan untuk menyediakan berbagai kebutuhan mendasar masyarakat desa. Mulai dari pasokan pupuk bersubsidi, alat dan mesin pertanian (alsintan), hingga bahan pokok harian. Untuk penebusan pupuk bersubsidi, masyarakat kini cukup menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) di koperasi setempat. Selain itu, KDMP bertindak sebagai pembeli awal (off-taker) produk pertanian lokal guna melindungi petani dari anjloknya harga pasar.

​”Kalau harga di luar jatuh, misalnya harga padi turun ke Rp5.000–Rp6.000 per kilogram, koperasi wajib membeli sesuai harga patokan pemerintah sebesar Rp6.500 per kilogram. Nanti Bulog yang akan mengambil alih hasil panen tersebut dari koperasi,” jelas Zulhas.

Baca Juga:  Kasus Kematian Presenter TVRI Papua Barat Naik ke Penyidikan

​KDMP juga mengintegrasikan layanan keuangan formal ke pelosok desa melalui kemitraan agen perbankan BNI dan BRI. Melalui fasilitas ini, warga dapat melakukan transaksi setor-tarik tunai, pembayaran tagihan listrik, hingga transfer uang tanpa perlu berpergian jauh ke kantor cabang bank.

​Di sektor pembiayaan, koperasi ini dirancang untuk mempermudah akses modal bagi pelaku UMKM desa. Pemerintah menargetkan penurunan suku bunga pinjaman modal usaha dari rentang 22–24 persen menjadi sekitar 8 persen melalui skema pembiayaan khusus.

​Efisiensi rantai pasok melalui KDMP, kata Zulhas, turut ditargetkan mampu menekan harga komoditas masyarakat. Salah satunya adalah LPG 3 kilogram yang diproyeksikan dijual seharga Rp18.000 per tabung di koperasi, lebih rendah dibandingkan harga pasaran luar yang mencapai Rp22.000–Rp23.000.

Baca Juga:  Presiden Prabowo Minta Seluruh Pemangku Kebijakan Tidak Boleh Lengah Jaga Kekayaan Negara

Dalam jangka panjang, unit-unit KDMP akan terhubung secara daring (online) untuk membentuk jaringan pemasaran antar-koperasi secara nasional. Dengan sistem ini, produk unggulan suatu desa dapat dipasarkan secara langsung ke daerah lain di seluruh Indonesia.

​Zulhas menyampaikan bahwa pengoperasian KDMP dilakukan secara bertahap. ​Tahap awal adalah 10.070 unit mulai beroperasi serentak per 15 Oktober 2026. Target mingguan adalah penambahan 10 ribu unit baru dalam delapan hari ke depan. Sementara target bulan Ini adalah penyerapan mencapai 35.000 unit koperasi beroperasi.Target totalnya secara bertahap mencapai 80 ribu unit hingga tahun depan

​”Ada yang sudah bagus, ada yang belum. Mohon dimaklumi, prosesnya bertahap,” pungkas Zulhas. (HS)

SHARE NOW
TAGGED: KDMP, Menko Pangan, zulkifli hasan
Ad imageAd image

LATEST ARTICLE

Gunung Arjuno-Welirang Terbakar Seluas 50 hektar
17 Oktober 2026
Bantu Pencarian Korban KM Feronia, TNI AL Kerahkan KRI Pulau Fani-731, Penyelam Dan Pesawat Udara CN 235-220.
17 Oktober 2026
Info dari BMKG, Asap Karhutla Tiba di Jakarta dan Jabar
16 Oktober 2026
Penggelapan 185 Ton Gula Terungkap, Kerugian dari 3 Pabrik Sebesar Rp3 Miliar
16 Oktober 2026
Kunjungi Kawasan JIIPE Gresik, Menperin Dorong SDM Lokal Siap Kerja
16 Oktober 2026

MOST POPULAR

PENDIDIKAN

UMM Jadi Tuan Rumah iLeague BRI Goes to Campus, Olah Ragam Profesi Dibidang Sepakbola

HEADLINE

Ratusan Warga Blitar Demo Greenfields, Limbah Menyengat Cemari Sungai dan Lahan

HEADLINE

Bayi Perempuan Baru Lahir Ditemukan Tergeletak Tanpa Busana di Desa Ngaglik Blitar

PENDIDIKAN

SD Antawirya Sidoarjo Pecahkan Rekor MURI Penulisan Aksara Jawa di Kain 600 Meter

LAINNYA

Info dari BMKG, Asap Karhutla Tiba di Jakarta dan Jabar

16 Oktober 2026

Kunjungi Kawasan JIIPE Gresik, Menperin Dorong SDM Lokal Siap Kerja

16 Oktober 2026

Danantara Gelontorkan Rp1,5 Triliun/Tahun untuk Program Sosial hingga Pendidikan

16 Oktober 2026

KPK Ungkap 5 Klaster Dugaan Korupsi OTT Bupati Klaten

16 Oktober 2026
metrotvjatim.commetrotvjatim.com
Follow US
© Copyright 2024. All Rights Reserved
  • About
  • Contact Us
  • Terms And Condition
  • Privacy Policy
  • Cyber Media Guidelines
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?