Jakarta: Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mendesak otoritas terkait untuk segera merealisasikan proses pengangkatan bangkai kapal ( salvage ) KM Virgo Transport 8 . Desakan ini muncul menyusul kondisi bangkai kapal yang tidak stabil di dasar laut, sehingga sangat membahayakan nyawa tim penyelamatan SAR gabungan.
Kasubdit RDPO Laka Transportasi Basarnas , Jumaril, memaparkan bahwa bangkai kapal yang berada di kedalaman 30 meter tersebut dilaporkan masih terus memanjang-angsur bergerak.
“Harapan kami sebenarnya agar pihak-pihak yang berwenang terkait dengan salvage ini bisa menyegerakan mengirimkan kapal, sehingga mengurangi risiko bagi penyelamatan kita,” tegas Jumaril, dalam dialog Primetime News, Metro TV , Selasa 22 September 2026.
Jumaril mengungkapkan, sangat tidak direkomendasikan bagi para penyelam untuk memaksakan diri masuk ke bagian dalam lambung kapal. Jika kapal sewaktu-waktu kembali turun ke posisi yang lebih dalam, risiko tinggi terjebak di dalamnya.
Saat ini, masih terdapat 117 penumpang yang masih dinyatakan hilang. Mengingat sebagian besar korban diduga kuat masih terjebak di area dalam kapal, metode salvage menjadi satu-satunya solusi paling aman dan logistik.
“Untuk penyelamatan memang ada tim khusus yang kompeten di bidang itu dan tidak bisa terburu-buru. Namun dari sisi kami, harapan kami itu bisa disegerakan untuk meminimalkan risiko korban dari pihak penyelamat,” tutur Jumaril.

