metrotvjatim.commetrotvjatim.com
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Inovasi
  • Live metro tvLive metro tvLive metro tv
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
metrotvjatim.commetrotvjatim.com
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Inovasi
  • Live metro tv
Search
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Hankam
  • Inovasi
  • Video
  • Indeks
  • Link Terkait
    • Live metro tv
    • About
    • Contact Us
    • Privacy Policy
    • Terms And Condition
    • Cyber Media Guidelines
Follow US
© Copyright 2024. All Rights Reserved
LIVE TV
PENDIDIKAN

UMM Jadi Tuan Rumah iLeague BRI Goes to Campus, Olah Ragam Profesi Dibidang Sepakbola

metrotv 12 Oktober 2026
Share
4 Min Read

Kabupaten Malang, Metrotvjatim.com – Industri sepak bola tidak hanya membutuhkan pemain, pelatih, dan wasit, tetapi juga tenaga profesional di bidang bisnis, keuangan, hukum, kesehatan, teknologi, hingga media. Beragam peluang karier tersebut diperkenalkan melalui kegiatan iLeague BRI Goes to Campus yang digelar di Aula Lantai 9 GKB 4 Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Senin (12/10/2026).

Manager Club and Community Development iLeague, Hanif Marjuni, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan mengenalkan mahasiswa pada perkembangan industri sepak bola sekaligus membuka wawasan mengenai peluang kerja di dalamnya. Menurutnya, penyelenggaraan kompetisi melibatkan berbagai sektor, mulai dari transportasi, perhotelan, konsumsi, keamanan, UMKM, sponsor, hingga media. Hal ini membuat industri sepak bola membutuhkan tenaga profesional dengan beragam latar belakang keilmuan.

“Ketika pertandingan sepak bola digelar, bukan hanya berbicara soal teknik, tetapi banyak aspek kehidupan ekonomi yang bisa berjalan di sana,” jelasnya.

Baca Juga:  Sering Bermasalah, Sahroni Minta IT KPU Diaudit

Hanif menambahkan, klub sepak bola membutuhkan tenaga profesional di berbagai bidang, seperti staf media, analis data, tenaga medis, ahli gizi, pengelola bisnis, hingga operator teknologi seperti Video Assistant Referee (VAR). Mahasiswa dari berbagai program studi memiliki peluang berkarier di industri tersebut tanpa harus menjadi atlet. Untuk itu, kemampuan bahasa Inggris serta kesiapan mengembangkan kompetensi sesuai kebutuhan pekerjaan menjadi bekal penting.

Dari sisi klub, Manager Operasional Arema FC, Sudarmaji, menegaskan bahwa pengelolaan klub sepak bola membutuhkan dukungan tenaga profesional di luar bidang olahraga. Kebutuhan tersebut mencakup pengelolaan bisnis, media, aspek teknis, hingga kesehatan. Ia menilai pengalaman praktik juga penting agar mahasiswa dapat memahami kebutuhan industri dan mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja.

“Harapannya, kita tidak hanya berhenti di acara seminar hari ini, tetapi ada yang berkesinambungan, agar mahasiswa bisa mengasah ilmunya kemudian mengaplikasikannya,” urainya.

Baca Juga:  Oknum Kades Otak Pelaku Pembakaran 2 Mobil Caleg di Cianjur

Sudarmaji juga menyampaikan bahwa Arema FC membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk mengikuti praktik kerja, magang, maupun penelitian. Mahasiswa komunikasi, misalnya, dapat mempelajari jurnalistik olahraga, sedangkan mahasiswa ekonomi berpeluang mendalami pengelolaan bisnis klub. Sementara itu, mahasiswa bidang kesehatan dan teknik dapat mengembangkan kompetensi sesuai kebutuhan industri.

Sementara itu, Branch Office Head BRI Malang Soekarno Hatta, Johanes Alfred Simanjuntak, menjelaskan bahwa keterlibatan BRI dalam kompetisi sepak bola tidak semata-mata berkaitan dengan olahraga. Sepak bola memiliki jangkauan luas di berbagai daerah sekaligus menggerakkan aktivitas ekonomi, mulai dari transaksi tiket hingga pemenuhan kebutuhan pendukung pertandingan.

“BRI ingin memberikan makna kepada Indonesia, salah satunya melalui olahraga sepak bola yang banyak diminati masyarakat di berbagai daerah,” imbuhnya.

Baca Juga:  6.509 Mahasiswa Lolos SNBP Unesa, 1.293 Terima KIP Kuliah

Terakhir, Kepala Biro Administrasi Kemahasiswaan dan Alumni UMM, Dr. Tatag Muttaqin, S.Hut., M.Sc., IPM, menekankan pentingnya kesiapan mahasiswa dalam memanfaatkan peluang tersebut. Menurutnya, bekal akademik perlu dilengkapi dengan pengalaman praktik, kemampuan bekerja lintas bidang, dan kemauan untuk terus mengembangkan kompetensi. Keragaman latar belakang keilmuan mahasiswa UMM dapat menjadi modal untuk berkontribusi dalam industri sepak bola.

“Untuk bekerja di industri sepak bola, mahasiswa tidak harus menjadi pemain sepak bola,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, UMM mempertemukan mahasiswa dengan pelaku industri untuk memperluas pemahaman mengenai peluang karier di balik penyelenggaraan kompetisi sepak bola. Kegiatan tersebut juga diharapkan menjadi pintu masuk bagi kolaborasi berkelanjutan, mulai dari program magang dan praktik kerja hingga pengembangan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan industri.(Aga)

SHARE NOW
TAGGED: iLeague BRI, UMM
Ad imageAd image

LATEST ARTICLE

Riset JATAM: Proyek CCUS Sukowati Bojonegoro Perpanjang Risiko Industri Migas
12 Oktober 2026
Pemkot Surabaya Siapkan Website Porprov Jatim 2027, Tampilkan Jadwal Pertandingan hingga Akomodasi dan Wisata
12 Oktober 2026
Pimpin Upacara Hari Jadi ke-81 Jatim di Grahadi, Gubernur Khofifah Sampaikan  Keberhasilan Nawa Bhakti Satya
12 Oktober 2026
Bulog Pastikan Stok Beras Aman Hingga Juli 2027 di Tengah Ancaman El Nino
12 Oktober 2026
Daftar Harga BBM Nonsubsidi di Pertamina, Shell, BP, dan Vivo per 12 Oktober 2026
12 Oktober 2026

MOST POPULAR

HEADLINE

WN Jepang Overstay Dideportasi, Terungkap saat Perpanjang Izin

HEADLINE

Polres Malang Salurkan 35 Ribu Liter Air Bersih Disejumlah Titik Wilayah Kekeringan

HEADLINE

Hari Kesehatan Dunia, IJTI Malang Raya Gandeng Pemkot Malang gelar Pound With View Vol.2

HEADLINE

Santri Korban Kekerasan Seksual di Ponpes Pasuruan Jalani Pemeriksaan di Polda Jatim

LAINNYA

SD Antawirya Sidoarjo Pecahkan Rekor MURI Penulisan Aksara Jawa di Kain 600 Meter

11 Oktober 2026

Mensos Berangkatkan 1.262 Kadet Unhan Dampingi Siswa di Sekolah Rakyat

9 Oktober 2026

Mendikdasmen Abdul Mu’ti: Bahasa Inggris Jadi Mapel Wajib Mulai Kelas 3 SD

3 Oktober 2026

Gubernur Khofifah Tekankan Pentingnya Penguatan Kapasitas Keamanan Siber

2 Oktober 2026
metrotvjatim.commetrotvjatim.com
Follow US
© Copyright 2024. All Rights Reserved
  • About
  • Contact Us
  • Terms And Condition
  • Privacy Policy
  • Cyber Media Guidelines
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?