Lamongan, metrotvjatim.com : Menjelang arus mudik Lebaran, jalur alternatif bagi pemudik di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, terendam banjir dengan ketinggian mencapai sekitar 60 sentimeter. Kondisi ini mengganggu perjalanan para pengguna jalan karena genangan air sepanjang lebih dari satu kilometer menyebabkan banyak kendaraan roda dua mogok akibat kerusakan mesin.
Genangan banjir terjadi di jalan provinsi yang menghubungkan Kecamatan Sukodadi menuju Kecamatan Paciran, tepatnya di Desa Sungelebak, Kecamatan Karanggeneng, Kabupaten Lamongan.
Banjir terjadi akibat sungai di sisi jalan tidak mampu menampung debit air hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir. Akibatnya, air meluap hingga menggenangi badan jalan.
Jalan tersebut merupakan salah satu jalur alternatif yang sering dilalui para pemudik, termasuk para perantau yang hendak pulang ke kampung halaman. Para pengendara diminta lebih berhati-hati saat melintas karena tingginya genangan air membuat banyak sepeda motor mogok setelah nekat menerobos banjir.
Menurut warga setempat, kondisi banjir ini sebenarnya sudah terjadi lebih dari empat bulan terakhir. Namun saat ini genangan air dirasakan semakin parah karena curah hujan yang masih tinggi.
Banjir yang menggenangi jalan tersebut juga mengganggu aktivitas warga sekitar, termasuk para siswa yang hendak berangkat ke sekolah. Banyak seragam siswa menjadi basah akibat cipratan air dari kendaraan roda empat maupun kendaraan besar yang melintas di lokasi tersebut.

