metrotvjatim.commetrotvjatim.com
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Inovasi
  • Live metro tvLive metro tvLive metro tv
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
metrotvjatim.commetrotvjatim.com
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Inovasi
  • Live metro tv
Search
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Hankam
  • Inovasi
  • Video
  • Indeks
  • Link Terkait
    • Live metro tv
    • About
    • Contact Us
    • Privacy Policy
    • Terms And Condition
    • Cyber Media Guidelines
Follow US
© Copyright 2024. All Rights Reserved
LIVE TV
NASIONAL

75 TKA Dievakuasi usai Bentrok dengan Warga di Morowali

metrotv 5 Oktober 2026
Share
3 Min Read
Ilustrasi. Warga unjuk rasa di lokasi pertambangan.

Morowali: Polisi mengevakuasi 75 tenaga kerja asing (TKA) ke Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) setelah bentrokan terjadi antara warga dan perusahaan di Desa Matarape, Kabupaten Morowali. Kericuhan tersebut menyebabkan enam orang mengalami luka akibat senjata tajam.

Kapolres Morowali AKBP Reza Khomeini mengatakan puluhan warga negara asing (WNA) tersebut dibawa ke Polda Sulteng untuk menjalani pemeriksaan. Langkah itu dilakukan untuk mendalami rangkaian peristiwa dan penyebab konflik antara warga dengan pihak perusahaan.

“Kami telah mengevakuasi dan mengamankan 75 WNA. Saat ini telah dibawa ke Polda Sulteng untuk dilakukan pemeriksaan mendalam terkait penyebab konflik antara perusahaan dan warga,” kata Reza seperti dilansir Antara, Minggu malam, 4 Oktober 2026.

Baca Juga:  Muktamar Luar Biasa NU Meminta Ketum PBNU Gus Yahya Dicopot

Reza menyampaikan 75 TKA tersebut juga menjalani proses pendataan bersama pihak Imigrasi. Hingga saat ini, seluruhnya masih ditempatkan dalam status sebagai saksi dalam penanganan perkara tersebut.

Bentrokan berlangsung di Desa Matarape, Kecamatan Sambori Kepulauan, pada Jumat, 2 Oktober 2026. Kericuhan bermula setelah warga menyampaikan protes terhadap dampak lingkungan yang ditimbulkan aktivitas perusahaan di sekitar wilayah tersebut.

Salah satu hal yang menjadi keluhan warga ialah debu yang muncul akibat kegiatan pengangkutan material di kawasan sekitar permukiman. Situasi kemudian berkembang menjadi kericuhan antara warga dan pihak perusahaan.

Dalam kejadian tersebut, enam orang mengalami luka akibat terkena senjata tajam. Korban terdiri atas lima warga setempat dan satu warga negara asing.

Baca Juga:  Timur Tengah Memanas, Kemlu Mulai Siagakan Evakuasi Darurat WNI

“Untuk perkembangan korban luka yaitu lima dari warga terkena benda tajam, rata-rata kena sabetan di kaki dan tangan, dan satu dari warga negara asing,” kata Reza.

Selain menimbulkan korban luka, bentrokan juga menyebabkan kerusakan terhadap sejumlah kendaraan dan alat berat milik perusahaan. Polisi mencatat lima mobil operasional mengalami kerusakan, sedangkan lima unit ekskavator dibakar massa.

Polisi menambah pengamanan di sekitar lokasi untuk mencegah terjadinya bentrokan lanjutan. Personel gabungan dikerahkan untuk memantau situasi sekaligus menjaga kondisi keamanan di Desa Matarape.

Pasukan tersebut terdiri atas personel Polres Morowali, Polres Konawe Utara, dan unsur Brigade Mobil (Brimob). Pengamanan dilakukan setelah kericuhan yang melibatkan warga dan pihak perusahaan tersebut.

Baca Juga:  Penyu Raksasa Terdampar di Perairan Babel Luka Retak di Kepala

Kapolres Morowali meminta masyarakat maupun perusahaan tidak mengambil tindakan yang dapat memperkeruh keadaan. Penanganan perkara diserahkan kepada aparat penegak hukum sesuai proses yang berlaku.

“Kami meminta masyarakat menahan diri, jangan mudah terpancing provokasi dan tidak melakukan tindakan main hakim sendiri yang merugikan serta melanggar hukum,” katanya.

Polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap pihak-pihak terkait untuk mendalami penyebab dan rangkaian bentrokan. Sementara itu, 75 TKA yang telah dievakuasi masih menjalani pemeriksaan dan pendataan bersama pihak Imigrasi.

SHARE NOW
TAGGED: Bentrokan Warga dan TKA, Morowali, Tolak Tambang
Ad imageAd image

LATEST ARTICLE

Sapi Berkaki Enam Asal Boyolali Pemenang Kontes Piala Presiden
5 Oktober 2026
Bintang Timur Surabaya Tumbangkan Cosmo JNE Jakarta Dengan Skor Telak 7-3
4 Oktober 2026
Zulhas Minta Pemda dan Swasta Gelar Pasar Murah Masif Hadapi Kemarau Panjang
4 Oktober 2026
Istri Anggota Polisi Surabaya Bobol ATM Teman
4 Oktober 2026
Kemenhub Tegur Keras, Pengangkatan KM Virgo Transport 8 Dilakukan Oktober ini
4 Oktober 2026

MOST POPULAR

EKONOMI

Kopi Nusantara Ukopia Buka Ruang Belajar, Kembangkan Potensi Anak Muda

Peristiwa

Polres Malang Gagalkan Peredaran 1,1 Kg Sabu dari Jakarta

NASIONAL

Tato Belati Jadi Tanda Korban KM Virgo Asal Jombang

HEADLINE

Bau Pabrik Ayam Paksa Siswa SMPN 4 Jombang Belajar Daring

LAINNYA

Istri Anggota Polisi Surabaya Bobol ATM Teman

4 Oktober 2026

Kemenhub Tegur Keras, Pengangkatan KM Virgo Transport 8 Dilakukan Oktober ini

4 Oktober 2026

Peringati Hari Sungai Sedunia, PLN Nusantara Power Lepas Ribuan Benih Ikan di Sungai Maron Pacitan

3 Oktober 2026

Rekam Jejak Irjen Dekananto Kapolda Jatim yang Baru

3 Oktober 2026
metrotvjatim.commetrotvjatim.com
Follow US
© Copyright 2024. All Rights Reserved
  • About
  • Contact Us
  • Terms And Condition
  • Privacy Policy
  • Cyber Media Guidelines
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?