Sidoarjo, metrotvjatim.com : Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) Surabaya memperketat pintu masuk bandara dan pelabuhan, untuk mengantisipasi agar virus Nipah tidak masuk wilayah Jawa Timur. BBKK Surabaya meminta masyarakat tidak terlalu panik, dan saat ini belum ditemukan kasus virus Nipah masuk Jawa Timur.
Meskipun kasus virus Nipah di Jawa Timur nihil, BBKK Surabaya siaga 24 jam melakukan pengawasan perjalanan internasional, baik melalui bandara maupun pelabuhan. Para pelaku perjalanan internasional, harus melewati alat thermal scanner yang memantau suhu tubuh manusia.
Seperti di Terminal 2 Bandara Internasional Juanda, penumpang yang baru datang dari luar negeri, harus dilakukan skrining tubuh dengan thermal scanner. Kalau ada yang suhu tubuhnya di atas 38 derajat Celsius, yang bersangkutan langsung diarahkan ke klinik untuk pemeriksaan lebih lanjut secara visual dan medis
Pengawasan itu juga diperkuat melalui pengisian Satu Sehat Health Pass (SSHP), oleh pelaku perjalanan sebelum masuk Indonesia. Kalau ada riwayat perjalanan dari negara terjangkit seperti India atau Bangladesh, maka penumpang bersangkutan akan menjadi prioritas pengawasan.
Tujuan peningkatan pengawasan tersebut untuk memastikan, jangan sampai virus Nipah masuk tanpa terdeteksi. BBKK Surabaya juga sudah menyiapkan rumah sakit rujukan, yaitu RSUD dr Soetomo Surabaya yang telah memiliki fasilitas ruang isolasi.
BBKK Surabaya Perketat Pemeriksaan Antisipasi Virus Nipah, Masyarakat Jangan Panik

