Blitar, metrotvjatim.com : Ledakan petasan terjadi di sebuah musala di Desa Tapan, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar. Akibat peristiwa tersebut, dua pelajar mengalami luka bakar serius dan harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
Suara ledakan keras sempat mengejutkan warga sekitar. Ledakan diketahui berasal dari area belakang musala di desa setempat. Warga yang panik kemudian berbondong-bondong mendatangi lokasi untuk memastikan kejadian tersebut.
Saat tiba di lokasi, warga mendapati dua pelajar dalam kondisi terkapar dengan luka bakar cukup parah. Salah satu warga, Ladi, mengaku suara ledakan terdengar sangat keras hingga membuat warga sekitar panik. Bahkan, suara ledakan disebut terdengar beberapa kali dari jarak sekitar 200 meter.
Kapolsek Udanawu, Ahmad Rochan, membenarkan adanya insiden tersebut. Ia menjelaskan, kedua korban langsung dievakuasi oleh warga dan petugas ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Dari hasil olah tempat kejadian perkara, petugas juga menemukan sejumlah barang bukti yang diduga digunakan untuk membuat petasan. Di antaranya bubuk mercon serta beberapa selongsong kertas yang rencananya akan diisi bahan peledak.
Saat ini, kasus ledakan petasan tersebut masih dalam penyelidikan pihak kepolisian untuk mengetahui penyebab pasti kejadian serta asal-usul bahan yang digunakan.

