metrotvjatim.commetrotvjatim.com
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Inovasi
  • Live metro tvLive metro tvLive metro tv
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
metrotvjatim.commetrotvjatim.com
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Inovasi
  • Live metro tv
Search
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Hankam
  • Inovasi
  • Video
  • Indeks
  • Link Terkait
    • Live metro tv
    • About
    • Contact Us
    • Privacy Policy
    • Terms And Condition
    • Cyber Media Guidelines
Follow US
© Copyright 2024. All Rights Reserved
LIVE TV
HEADLINE

Kunjungi Gresik, Mensos Minta Operator dan Pilar Sosial Mutakhirkan Data Tunggal Masyatakat

Redaksi 30 Maret 2026
Share
3 Min Read

Gresik, metrotvjatim.com : Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf, melakukan sosialisasi penguatan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) di Kantor Bupati Geesik, Senin sore, 30 Maret 2026.

Menteri Sosial yang akrab disapa Gus Ipul itu menekankan pentingnya pembaruan data secara berkelanjutan sebagai kunci utama dalam memastikan program bantuan sosial dari pemerintah tepat sasaran.

Kegiatan ini dihadiri perwakilan kepala desa, tenaga kesejahteraan sosial, serta seluruh operator data di tingkat desa. Mensos Gus Ipul menjelaskan bahwa DTSEN merupakan basis data nasional yang menjadi rujukan utama pemerintah dalam menentukan kebijakan sosial dan ekonomi, termasuk penyaluran bantuan.

Oleh karena itu, validitas dan akurasi data harus dijaga melalui kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat.

Baca Juga:  Kemensos Sinyalir 45 Persen Penyaluran Bansos Sembako dan PKH Tidak Tepat Sasaran

Menurut Gus Ipul, yang mengetahui kondisi di lapangan yakni pemerintah desa, jadi mereka yang menjadi ujung tombak perbaikan data.

“Jakarta terlalu jauh, yang mengetahui ya dari bapak ibu sekalian,” ujar Gus Ipul saat menyampailan materi sosialisasi DTSEN.

Gus Ipul juga meminta BPS untuk memberikan pelatihan kepada operator dan pendamping agar bisa ikut memberikan data yang lebih akurat.

“BPS tolong dibantu diiberi sosialisasi atau pelatihan, agar petugas di desa dan pendamping lebih memahami DTSEN,” minta Gus Ipul.

Gus Ipul juga menegaskan bahwa proses pemutakhiran data tidak bisa dilakukan secara sepihak, melainkan melalui mekanisme berjenjang mulai dari tingkat desa hingga pusat, serta membuka ruang partisipasi masyarakat untuk mengusulkan perbaikan data.

Baca Juga:  Suap Dana Hibah Jatim, KPK Akan Panggil Anwar Sadad Sebagai Tersangka

“Kita harus memastikan data ini selalu diperbarui. Karena kondisi masyarakat itu dinamis, bisa berubah setiap saat,” ujarnya

Gus Ipul mengajak pemerintah daerah Kabupaten Gresik dalam hal ini pemerintah daerah, operator data, dan pilar-pilar sosial dan juga masyarakat untuk terus melakukan upaya pemutakhiran data.

Presiden Prabowo Subianto melalui Inpres No. 4 Tahun 2025 tentang DTSEN, ingin memastikan seluruh warga Indonesia yang seharusnya mendapatkan perlindungan sosial, bisa dijangkau oleh program-program prioritas.

“Maka dengan adanya instruksi Presiden ini, diharapkan datanya tunggal, tidak ada lagi semua pegang data sendiri-sendiri, dan yang memegang data adalah BPS,” tegasnya.

Baca Juga:  Warga Sidoarjo Ikuti Pelatihan Pemadaman Kebakaran Jelang Musim Kemarau

Sementara itu, Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif menyampaikan bahwa Kabupaten Gresik terus melakukan upaya penyelarasan DTSEN, khususnya pada kelompok masyarakat Desil 1-4, melalui ground check bersama BPS, sehingga penetapan desil sesuai kondisi dilapangan.

“Melalui kolaborasi program prioritas Presiden ini. Kita tidak hanya berbicara tentang peningkatan kapasitas individu. Tidak hanya memandang masalah kemiskinan secara mikro. Tetapi juga tentang menciptakan ekosistem yang mendukung kemandiran ekonomi masyarakat,” kata Alif bersama Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.

Pada kegiatan ini, Gus Ipul juga menyalurkan bantuan kewirausahaan kepada 75 Orang Tua SRMA 37 Gresik, dengan total nilai bantuan Rp. 391.853.366, penyerahan bantuan secara simbolis diwakili oleh 5 Orang Tua siswa.

SHARE NOW
TAGGED: bansos, gus ipul, kab gresik, mensos
Ad imageAd image

LATEST ARTICLE

Suku Dayak Gunakan Api untuk Pengelolaan Lahan, Pakar: Pembakaran Relatif Kecil
26 Agustus 2026
Update Gempa NTT: Korban Meninggal Bertambah Jadi 105 Jiwa
26 Agustus 2026
Intip Saham Rekomendasi saat IHSG Berpotensi Rebound Hari Ini
26 Agustus 2026
Harga Emas Antam Diskon Rp18 Ribu Hari Ini, Ini Daftarnya
26 Agustus 2026
Polres Pacitan Amankan Tersangka Pencuri Emas Senilai Rp.350 Juta Milik Lansia
25 Agustus 2026

MOST POPULAR

HEADLINE

BPBD Jatim Kolaborasi Bareng BRIN dan CIS Jepang, Fasilitasi Cek Kesehatan Para Relawan Bencana

HEADLINE

Kantor Bawaslu Digeledah Penyidik Kejaksaan Negeri Kota Madiun Terkait Dugaan Kasus Korupsi

HEADLINE

GUBERNUR JATIM APRESIASI KOMITMEN GRESIK LESTARIKAN MANGROVE

HEADLINE

Wang Yi: CSD Jadi Langkah Implementasikan Konsensus Prabowo-Xi

LAINNYA

Suku Dayak Gunakan Api untuk Pengelolaan Lahan, Pakar: Pembakaran Relatif Kecil

26 Agustus 2026

Update Gempa NTT: Korban Meninggal Bertambah Jadi 105 Jiwa

26 Agustus 2026

Intip Saham Rekomendasi saat IHSG Berpotensi Rebound Hari Ini

26 Agustus 2026

Harga Emas Antam Diskon Rp18 Ribu Hari Ini, Ini Daftarnya

26 Agustus 2026
metrotvjatim.commetrotvjatim.com
Follow US
© Copyright 2024. All Rights Reserved
  • About
  • Contact Us
  • Terms And Condition
  • Privacy Policy
  • Cyber Media Guidelines
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?