metrotvjatim.commetrotvjatim.com
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Inovasi
  • Live metro tvLive metro tvLive metro tv
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
metrotvjatim.commetrotvjatim.com
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Inovasi
  • Live metro tv
Search
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Hankam
  • Inovasi
  • Video
  • Indeks
  • Link Terkait
    • Live metro tv
    • About
    • Contact Us
    • Privacy Policy
    • Terms And Condition
    • Cyber Media Guidelines
Follow US
© Copyright 2024. All Rights Reserved
LIVE TV
HEADLINE

Cuaca Buruk, Layanan Kapal Ke Pulau Bawean Lumpuh Total, Pasokan Sembako Menipis

Redaksi 15 Januari 2026
Share
5 Min Read

Gresik : Kondisi cuaca buruk disertai gelombang laut tinggi di perairan pulau Bawean kembali mengancam keselamatan pelayaran. Akibatnya, seluruh aktivitas pelayaran dari dan menuju Pulau Bawean resmi ditunda sejak Jumat, 9 Januari 2026 hingga hari ini, Kamis, 15 Januari 2026, tidak ada aktivitas layanan dan operasi pelayaran di Pulau Bawean, Gresik. Baik untuk Kapal Cepat maupun kapal Ferry Gili Iyang. Semuanya tidak beroperasi, alias lumpuh total.

Hampir sepekan para calon penumpang tertahan di daratan Gresik, maupun di Pulau Bawean. Diperkirakan gelombang tinggi hingga Selasa, 20 Januari 2026, pekan depan.

Salah satu calon penumpang, Zainiyah mengaku sudah tertahan di daratan Gresik. Rencana kembali ke Bawean pada hari Sabtu lalu, 10 Januari 2026 namun harus dipending. Lantaran kapal tidak beroperasi.

“Ini habis antar saudara operasi di RSUD Ibnu Sina Gresik, mau kembali ke Bawean tidak ada kapal,” ucapnya saat ditemui, Kamis, 15 Januari 2026.

Perempuan asal Kecamatan Tambak ini, berada di rumah singgah, Perumahan Alam Bukit Raya (ABR). Tempat penampungan warga Bawean yang berobat ke daratan Gresik.

Baca Juga:  Dua Hari Jelang Idul Adha, Permintaan Hewan Kurban di Gresik Meningkat Tajam

“Mau tidak mau pasti ada pengeluaran lebih, untuk bisa bertahan di Gresik. Semoga nanti ada kapal bantuan atau kapal yang beroperasi, agar bisa meringankan beban warga yang tertahan di daratan Gresik,” ungkapnya.

“Kalau harus ke Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, saya siap yang penting bisa pulang,” sambungnya.

Kepala BMKG Bawean, Usman Kholid, saat di konfirmasi menjelaskan hingga saat ini kondisi gelombang laut di perairan pulau Bawean, khususnya bagian selatan, masih tergolong tinggi dan berbahaya bagi pelayaran.

“Update tanggal 12 Januari 2026, untuk perairan Bawean bagian selatan yang merupakan jalur kapal Express Bahari, Gili Iyang, hingga (Landing Craft Tank) LCT atau kapal bongkar muat itu, tinggi gelombang masih diperkirakan mencapai 2,5 meter dan kondisi ini berpotensi berlangsung hingga 16 Januari 2026,” ungkapnya.

Menurutnya, BMKG memprediksi adanya potensi penurunan gelombang pada 17 Januari 2026, namun kepastian kondisi laut tetap bergantung pada dinamika atmosfer harian yang terus diperbarui.

Baca Juga:  Kawanan Pemuda Keroyok Warga di Gresik, Satu Ditangkap Lainnya Dikejar Polisi

“Prediksi cuaca kami update setiap hari. Harapannya ke depan bisa lebih kondusif, tapi sementara ini hasil BMKG masih menunjukkan gelombang tinggi,” jelasnya.

Usman juga menjelaskan bahwa tingginya gelombang di perairan Bawean dipengaruhi oleh menguatnya Monsun Asia, yang menyebabkan angin bertiup kencang. Selain itu, keberadaan awan Cumulonimbus (CB) di wilayah laut turut meningkatkan kecepatan angin dan ketinggian gelombang.

“Perairan Bawean berbeda dengan Gresik. Gresik relatif terlindung dan jauh dari laut lepas, sementara Bawean langsung berhadapan dengan laut bebas. Walaupun dari darat tampak tenang, di tengah laut gelombangnya bisa sangat tinggi,” bebernya.

BMKG melalui Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Perak Surabaya memperkirakan tinggi gelombang laut di Perairan Bawean bagian utara dan selatan berkisar antara 1,25 hingga 2,5 meter, yang masuk kategori sedang dan perlu diwaspadai. Kecepatan angin diperkirakan mencapai 16–22 knot, dengan hembusan maksimum hingga 35 knot, sementara suhu permukaan laut berada di kisaran 29 derajat Celsius.

Atas kondisi tersebut, BMKG mengimbau seluruh pihak untuk memprioritaskan keselamatan. Nelayan tradisional diminta tidak memaksakan diri melaut, sementara aktivitas wisata bahari dan masyarakat pesisir diminta waspada terhadap hujan lebat, angin kencang, petir, serta potensi pohon tumbang.

Baca Juga:  Polres Gresik Tangkap 4 Orang Terkait Aplikasi “Go Matel” yang digunakan Debt Collector Beraksi

“Nelayan sebaiknya menunda melaut dan memanfaatkan waktu untuk memperbaiki perahu atau jaring. Transportasi laut juga harus mematuhi arahan otoritas pelabuhan,” ujarnya.

Sementara itu, dampak dari terhentinya pelayaran mulai dirasakan masyarakat Bawean. Hasil inspeksi mendadak Tim Kecamatan Sangkapura di Pasar Desa Kotakusuma, menunjukkan sejumlah komoditas bahan pokok mulai mengalami kelangkaan.

Stok sayur-mayur terlihat menipis. Harga telur ayam tercatat naik dari Rp32 ribu per kilogram menjadi Rp35 ribu per kilogram, sementara harga daging ayam melonjak cukup tajam dari Rp50 ribu menjadi Rp60 ribu per kilogram.

Sebagai informasi, penundaan pelayaran di Bawean telah diberlakukan secara resmi sejak 10 Januari 2026, berdasarkan Pengumuman Nomor AL.820/1/10/UPP.Bwn/2026 yang dikeluarkan Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas III Bawean, menyusul peringatan cuaca buruk dari BMKG.

SHARE NOW
TAGGED: cuaca buruk, gresik, pelabuhan gresik, pelabuhan lumpuh total
Ad imageAd image

LATEST ARTICLE

Presiden Prabowo Hadiri Perayaan Seabad Pondok Modern Gontor
19 September 2026
Bitcoin Melejit hingga 6,3%, Kembali Tembus USD80 Ribu
19 September 2026
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp15 Ribu Jadi Rp2,638 Juta/Gram
19 September 2026
UPN Veteran Jatim Perkuat Kolaborasi Akademik dan Pemberdayaan Masyarakat di Brunei Darussalam
19 September 2026
Dulu Hanya untuk Sayur Bening dan Pakan Kambing, Daun Kelor menjadi Produk Herbal Menjanjikan
19 September 2026

MOST POPULAR

PENDIDIKAN

Dukung Gerakan Indonesia ASRI, TNI-Polri dan Warga Gotong Royong Bersihkan Lingkungan

HEADLINE

Karhutla Gunung Kawi/Butak: Titik Api Meluas hingga Pos 2 Sirah Kencong Blitar

HEADLINE

KM Virgo Transport 8 Hilang Kontak di Perairan Laut Jawa

HEADLINE

Karhutla TNBTS, Api di Jemplang Mulai Terkendali

LAINNYA

PKL Buah di Kawasan Pasar Besar Pasuruan Tolak Relokasi

19 September 2026

DVI Polda Jatim Terima 76 Data Ante Mortem Korban KM Virgo Transport 8

19 September 2026

Petani Madiun Resah, Tebus Pupuk Subsidi Wajib Beli Pupuk Organik‎

18 September 2026

Karhutla Bromo Padam, Petugas Gabungan Siaga Antisipasi Titik Api Muncul Lagi

18 September 2026
metrotvjatim.commetrotvjatim.com
Follow US
© Copyright 2024. All Rights Reserved
  • About
  • Contact Us
  • Terms And Condition
  • Privacy Policy
  • Cyber Media Guidelines
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?